Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 05:31 WIB

3 Direktur Pertamina Kompak Blusukan di Balikpapan

Sabtu, 10 November 2018 | 00:29 WIB

Berita Terkait

3 Direktur Pertamina Kompak Blusukan di Balikpapan
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Balikpapan - Jarang-jarang terjadi, tiga direktur PT Pertamina (Persero) kompak melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan. Satu lagi, Dirut Pertamina Trans Kontinental.

Ketiganya adalah Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia (MP2), Ignatius Tallulembang; Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur (LCSI), Gandhi Sri Widodo; Direktur SDM, Koeshartanto Koeswiranto; serta Direktur Utama Pertamina Trans Kontinental Giri Santoso.

Kunjungan kerja ke Balikpapan kali ini, dalam rangka optimalisasi kerja sama bisnis di lingkungan Pertamina Kalimantan. Mereka meninjau lokasi pengembangan Kilang RDMP Balikpapan,

Rencana Penambahan Kapasitas Tangki Timbun Lawe lawe dan Rencana Pengembangan TBBM di Tanjung Batu. Selain kunjungan tersebut juga dilaksanakan Soft Launching Kerjasama lintas direktorat di PT Pertamina Trans Kontinental Shortbase Tanjung Batu (PTSB).

Soft Launching kerja sama yang dihadiri 3 Direksi Pertamina plus Manajemen, Dirut PTK, Project Coordinator RDMP, GM RU V Balikpapan, GM MOR VI Baikpapan.

Agenda kunjungan dilakukan selama 2 hari dimulai tanggal 6-7 November 2018, dari RU V Balikpapan rombongan Direktur menuju Lawe Lawe untuk melihat lokasi rencaan penambahan 2 unit tanki berkapasitas 1 juta barrel, dilanjutkan ke PT Pertamina Trans Kontinental di Tanjung Batu.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan soft launching kerjasama di PTSB ( PTK Shortbase Tanjung Batu).

"BoD sangat mendukung peningkatan sarana dan fasilitas di Balikpapan baik di RU V, RDMP, Lawe-lawe maupun di Pemasaran. Dengan fasilitas yang lengkap dari hulu ke hilir di Balikpapan, sangat menunjang untuk dilaksanakan sinergi lintas Direktorat, termasuk untuk mendukung pembangunan RDMP," ujar Gandhi.

Dirut PTK, Giri Santoso mengungkapkan, saat ini, wilayah Tanjung Batu sudah dikelola Pertamina melalui PTSB yang sebelumnya di kelola Petrosea. Dan sejak Bulan Agustus tahun 2019 untuk pengendalian secara full sudah di Pertamina melalui PTK," tutur Giri. Petrosea sendiri saat ini menjadi salah satu kontraktor PTK di Tanjung Batu. PTSB memiliki berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh bisnis di Pertamina baik RDMP, Pemasaran dan bisnis Hulu.

Di hari kedua, dilanjutkan dengan Pertemuan bersama Seluruh Manajemen Pertamina di Wilayah Kalimantan yang dihadiri Managemen RU V, MOR VI dan RDMP, PT EP Aset V, PHM, PHSS, PHKT dan PTSB. Dalam pertemuan tersebut dilaksanakan sharing untuk meningkatkan sinergitas bisnis Pertamina di wilayah Kalimantan. [ipe]

Komentar

x