Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 17 Desember 2018 | 06:38 WIB

Bunga Fintech Mencekik, OJK tak Bisa Buat Banyak

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Selasa, 13 November 2018 | 12:11 WIB

Berita Terkait

Bunga Fintech Mencekik, OJK tak Bisa Buat Banyak
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku tak bisa berbuat banyak dalam mengendalikan bunga pinjaman yang dilakukan oleh perusahaan Financial Technology (Fintech) peer-to-peer (P2P) lending, yang kerap memberikan bunga pinjaman yang tinggi kepada para nasabah.

Tak heran akhir-akhir ini banyak berita miring terkait bisnis satu ini, terutama dari nasabahnya yang mengaku terkejut melihat tanggihan pinjamannya yang membengkak.

"Memang berapa tingkat bunga yang dikenakan perusahaan karena sifatnya peer-to-peer, jadi mereka langsung berkontrak antara pemberi pinjaman dan yang meminjam," kata Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida dalam sebuah Seminar Nasional Financial Sector 4.0 di Wisma Mulia, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Atas hal ini pun, lanjut Nurhaida OJK tak bisa berbuat banyak terkait aturan bunga dalam bisnis Fintech, hanya saja OJK hanya bersifat mengawasi.

"Kesepakatan ini OJK tak bisa intervensi dalam artian menetapkan sekian persen karena bagaimana pun si pemberi pinjaman ingin melihat dari risiko yang ada," katanya.

Untuk menghindari tingkat bunga yang dinilai mencekik, Nurhaida mengaku OJK hanya dapat mengatur kewajiban agar perusahaan P2P lending ini lebih terbuka mengenai informasi penggunaan dana atau pinjaman yang diajukan.

"Kalau si peminjam transparan tentang kondisi bisnis, masa depan bisnis, prospek ke depan maka dengan ini yang meminjamkan akan bisa mengakses risiko. Ini akan terkait dengan besarnya return yang diharapkan atau bunga yang akan dikenakan," kata Nurhaida. [jin]

Komentar

x