Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 05:36 WIB

Bos OJK Pede Bank tak Jor-joran Kerek Suku Bunga

Senin, 26 November 2018 | 01:29 WIB

Berita Terkait

Bos OJK Pede Bank tak Jor-joran Kerek Suku Bunga
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim industri perbankan tak akan menerapkan suku bunga tinggi. Alasannya, perbankan mampu berhemat biaya operasional alias efisiensi. Dan, likuiditasnya mantap.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan hal itu di Jakarta, Minggu (25/11/2018), terkait pengaruh kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) hingga 175 basis poin dalam enam bulan terakhir terhadap suku bunga perbankan.

"Masih terukur, bank masih bisa tingkatkan efisiensi (operasional), sehingga kenaikan suku bunga (Bank Indonesia) tidak langsung ditransmisikan ke suku bunga bank," kata Wimboh dalam perayaan ulang tahun OJK ke-7.

Wimboh memandang industri perbankan masih menyalurkan kredit kepada nasabah, secara terukur sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) di tengah kenaikan suku bunga acuan BI.

Jika melihat Rencana Bisnis Bank (RBB) yang disusun awal tahun ini, industri perbankan menargetkan pertumbuhan kredit 12,2%. Namun, dalam pernyataan terakhirnya Oktober 2018, Wimboh melihat agresivitas perbankan dalam menyalurkan kredit selama Januari-Oktober 2018 bisa membuat pertumbuhan kredit 2018 mencapai 13%. "Pertumbuhan kredit bisa 13 persen akhir 2018. Itu melebihi target yang 10 sampai 12 persen," ujar Wimboh. [tar]

Komentar

x