Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 05:30 WIB

Laut RI Gudang Sampah, Perut Paus Isi Plastik

Senin, 26 November 2018 | 08:09 WIB

Berita Terkait

Laut RI Gudang Sampah, Perut Paus Isi Plastik
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Mungkin tak banyak yang menyangka kalau laut atau kawasan perairan Indonesia, tak ubahnya tempat sampah saja. Waduh, terlalu.

Adalah Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang bilang bahwa laut di Indonesia terancam. Banyak sekali sampah berserakan di perairan Indonesia yang berpotensi merusak ekosistem laut.

"Sekarang sampah mengancam laut kita. Kesejahteraan hidup kita itu terganggu karena sampah. Ridiculous (tidak masuk akal) gitu loh. Bukan karena kita kurang uang, kurang kerja, bukan, tapi karena sampah. Itu hal yang sangat ridiculous," ujar Susi di Jakarta, Minggu (25/11/2018).

Jelas ini, menurut Susi, masalah serius. Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke laut ataupun sungau dan wilayah perairan lainnya. Selain itu, Susi meminta masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik.

Masih soal sampah, pemilik maskapai perintis Susi Air ini, lantas memaparkan bahwa Indonesia termasuk negara yang menyumbang sampah di laut terbesar kedua di dunia.

"Indonesia penyumbang sampah terbanyak kedua di laut. Tahun 2030 kalau (sampah) tidak dikurangi akan lebih banyak sampah dari pada ikan," kata Susi.

Selanjutnya Susi menceritakan adanya seekor Ikan Paus di Perairan Wakatobi yang mati. Mirisnya, dari dalam perut ikan paus tersebut tersimpan sampah plastik seberat 5,9 kilogram. Dari kejadian ini, jelas bahwa laut Indonesia banyak sekali mengandung sampah. "Saya mentweet ada kura-kura mati keselek sedotan. Paus mati di dalamnya ada sandal. Kasian makhluk ini mati karena keteledoran kita," ucap dia. [tar]

Komentar

x