Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 05:35 WIB

Kawasan Berikat

Ini Manfaat Bebas BM Bagi Pabrik Cerutu Jember

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 27 November 2018 | 00:40 WIB

Berita Terkait

Ini Manfaat Bebas BM Bagi Pabrik Cerutu Jember
(Foto: BeaCukai/dok)

INILAHCOM, Jember - Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu mengharapkan pemberian fasilitas bebas bea masuk akan memberikan dampak ekonomi yang positif. Penyerapan tenaga kerja akan meningkat dan menggerakkan ekonomi setempat.

Dampak positif tersebut sudah dirasakan pabrik cerutu yang sudah diekspor ke berbagai negara. Pabrik cerutu Industri Bobbin Kabupaten Jember yang memanfaatkan Kawasan Berikat dengan menggandeng PTPN X telah memanfaatkan fasilitas bebas Bea Masuk untuk impor tembakau dari Brazil.

Pabrik yang sudah beroperasi sejak 1992 di Kabupaten Jember, Jawa Timur ini menggolah tembakau impor untuk diekspor ke tujuh negara seperti Jerman, Swiss, AS, Italia, Rusia dan China. "Dampak positifnya, penyerapan tenaga kerja dari sekitar pabrik meningkat dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Jadi karena banyak yang bisa bekerja maka mereka memiliki daya beli baik untuk makanan dan keperluan mereka sehari-hari. Mereka membutuhkan kantin, misalnya," jelas Dirjen Bea Cukai Kemenkeu, Heru Pambudi saat mengunjungi pabrik Industri Bobbin Kabupaten Jember, Jumat (23/11/2018).

Inilah kontribusi Bea Cukai dalam menarik investor dengan memberikan fasilitas bebas bea masuk. Strategi ini akan terus diterapkan dengan memperbanyak Kawasan Berikat di berbagai daerah. Untuk Industri Bobbin Kabupaten Jember, mampu menyerap tenaga kerja hingga 2.950 orang yang mayoritas perempuan.

"Memang kita tidak mendapatkan penerimaan dari Bea Masuk, tetapi ada dampak positifnya yang dirasakan. Artinya dari sisi lain, akan ada peningkatan penerimaan dari sisi pajak penghasilan yang dipungut dari para pekerja, PPN dari produk yang digunakan di kantin dan produk keperluan sehari-hari para pekerja dan keperluan rutin pabrik tersebut," lanjut Heru.

Sementara menurut GM Industri Bobbin Kabupaten Jember, Laurentius Tumanggor, meskipun bahan baku produk cerutu diimpor tetapi dengan fasilitas bebas Bea Masuk sangat meringankan keuangan perusahaannya. Hal itu akan berbeda bila pemerintah tetap mengenakan Bea Masuk terhadap impor tembakau. "Harga cerutu kami menjadi lebih kompetitif tetapi dengan kualitas yang tetap bagus," katanya dalam kesempatan yang sama.

Perusahaannya yang beroperasi di Kawasan Berikat tersebut memiliki tiga unit kegiatan, antara lain pemotongan tembakau, linting sigarillos atau cerutu kecil dan grading tembakau Brazil. "Untuk rata-rata produksi kami seperti potongan tembakau sebanyak 600 juta per tahun, produksi cerutu kecil mencapai 350 juta sampai 400 juta batang per tahun. Per tahun pendapatan kami mencapai 16 juta euro," jelas Lauren.

Dengan kemudahan dari pemerintah maka pihaknya tetap dapat menjaga kualitas produk. Bahkan menjadi cerutu terbaik di dunia dengan ekspor terbanyak ke negara Jerman.

Komentar

x