Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 06:00 WIB

Ini Hasil Sidak DPR ke Limbah Pengolahan Baja

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 30 November 2018 | 05:05 WIB

Berita Terkait

Ini Hasil Sidak DPR ke Limbah Pengolahan Baja
PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills, Pulo Gadung - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan pengolahan baja PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

"Sidak ini kami lakukan berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat tentang kondisi lingkungan pabrik. Kami meninjau langsung situasi peleburan baja di pabrik tersebut," papar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Muhammad Nasir saat memimpin sidak PT. Jakarta Cakratunggal Steel Mills, Kamis (29/11/2018).

Sida Komisi VII DPR RI untuk menindaklanjuti keluhan dari masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas perusahaan baja tersebut.

Nasir menegaskan, pabrik harus mengikuti aturan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), karena di dalam UU tersebut dijelaskan semua perusahaan yang akan membuang limbah wajib mengamankan limbahnya sampai proses terakhir, sehingga berdampak baik bagi lingkungan.

"Pabrik itu harus mengikuti aturan yang berlaku seperti dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Di dalam UU itu dijelaskan bahwa perusahaan wajib membuang semua limbahnya sampai proses terakhir, sehingga akan berdampak baik bagi lingkungan," jelas legislator Partai Demokrat ini seperti mengutip dpr.go.id.

Lebih lanjut Anggota Komisi VII DPR RI, Yulian Gunhar menyampaikan tujuan diadakannya sidak bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini untuk mengetahui apakah perusahaan yang bersangkutan mengikuti regulasi yang sudah berlaku atau belum.

"Setiap perusahaan-perusahaan penghasil limbah yang memungkinkan akan kami lakukan sidak untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut taat terhadap regulasi yang ada. Seperti yang kami lakukan hari ini dan selanjutnya akan kita serahkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," tegas legislator PDI-Perjuangan itu.

Komentar

x