Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Maret 2019 | 00:26 WIB

Perluasan Lahan Pertanian, Peluang Jasa Alsintan

Selasa, 4 Desember 2018 | 12:56 WIB

Berita Terkait

Perluasan Lahan Pertanian, Peluang Jasa Alsintan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sektor pertanian membuka peluang usaha Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Peluang ini muncul di tengah pemerintah terus menggenjot perluasan lahan pertanian.

Alsintan yang bisa dimanfaatkan antara lain combine harvester (alat panen padi), traktor roda 2 (hand tractor), traktor roda 4, alat tanam padi (rice transplanter), dan beberapa alat lainnya.

"Perluasan dan optimasi lahan pertanian di Indonesia mencapai 1,16 juta hektar (naik 358 persen dibanding tahun 2013). Sebanyak 34,8 juta hektar di antaranya lahan rawa. Ini jelas akan memberikan peluang usaha jasa Alsintan bila lahan tersebut menjadi lahan sawah produktif," ujar Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Pending Dadih, Selasa (4/12/2018).

Dia mengungkapkan, saat ini tenaga kerja pertanian kian terbatas, ditambah kurang minatnya generasi muda zaman now untuk terjun ke bidang pertanian. Pertanian makin kehilangan tenaga olah tanah, tenaga tanam, tenaga perawatan dan tenaga panen.

"Cobalah lihat ke wilayah Sulawesi Selatan seperti Sidrap, Pinrang, Wajo dan beberapa sentra produksi padi di sana. Alsintan hilir mudik diangkut di atas truk menuju lahan-lahan yang akan menggunakan jasa Alsintan tersebut," ujarnya.

Advertisement

Demikian juga di wilayah Jawa Timur, seperti Lamongan, Bojonegoro, Tuban, dan kabupaten lainnya. Jasa Alsintan telah menjadi kebutuhan masyarakat tani di sana. Begitu juga di daerah sentra produksi padi di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan daerah lainnya, memberikan harapan bagi para pengusaha jasa Alsintan.

Meskipun ada sebagian masyarakat yang sudah mulai berkecimpung dalam usaha jasa alat dan mesin pertanian (UPJA) ini, namun luas lahan yang perlu ditangani Alsintan masih sangat luas.

"Peluang masih terbuka lebar. Apalagi pemerintah terus menggenjot perluasan lahan pertanian khususnya lahan sawah di luar daerah, serta kegiatan optimasi lahan-lahan rawa yang saat ini sedang digarap pemerintah untuk menjadi lahan sawah produktif," kata Pending.

Program Serasi (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani), yang mulai didengungkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman juga memberikan sinyal bahwa lahan rawa akan menjadi prioritas dalam pengembangan luas sawah baku di masa depan.

"Dan keseriusan ini direalisasikan dengan akan dioptimasinya lahan rawa seluas 500 ribu hektar pada 2019 berlokasi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Jambi dan Lampung," tambahnya. [*]

Komentar

x