Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Januari 2019 | 10:57 WIB

Ekonom Nilai Dana Desa Jokowi Sudah Oke

Rabu, 5 Desember 2018 | 22:40 WIB

Berita Terkait

Ekonom Nilai Dana Desa Jokowi Sudah Oke
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ekonom Indef Nailul Huda menilai, kebijakan pemerintahan Joko Widodo jelas-jelas pro pengentasan kemiskinan. Salah satu yang menonjol adalah program dana desa yang kian naik tiap tahun.

"Kebijakan sekarang, salah satunya mengenai penggunaan dana desa, bisa dialokasikan ke sektor padat karya, yang menyerap tenaga kerja," jelas Huda di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Di satu sisi meski program Badan Usaha Milik Desa BUMDes belum bisa menghasilkan kesejahteraan, Huda menilai, minimal masyarakat bisa melewati gap kemiskinan.

"Ketika ada kebijakan itu, banyak uang BUMdes yang disalurkan. Dampaknya masyarakat bisa melewati ambang batas miskin," imbuhnya.

Sementara, Ketua Umum Barisan Nusantara Nurdin Tampubolon mengatakan, pelemahan rupiah sendiri memang tidak terlepas dari kondisi perekonomian global yang belum membaik. Pihaknya juga menyoroti suku bunga yang tinggi. Saat ini, suku bunga acuan BI mencapai 6%. "Kami berharap suku bunga tidak terlalu tinggi. Supaya industri juga semakin mempunyai daya saing," kata Nurdin.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul mempertanyakan pandangan Capres Prabowo Subianto terkait angka kemiskinan di Indonesia. Di mana, Prabowo menyebut 99% rakyat Indonesia hidup dalam kategori pas-pasan.

Ruhut menyampaikan, statemen Prabowo beberapa waktu yang lalu tidak masuk akal. "Gak masuk diakal lah. Kalau 99 persen masyarakat Indonesia miskin. Berarti 1% dia yang nikmatin,"cetus Bang Poltak, sapaan akrab Ruhut.

Terkait suara miring soal utang di era Jokowi, dirinya menyebut ada yang perlu diluruskan. Di mana, era SBY dan sebelumnya sudah ada utang. "Utang sekarang ini harus dilihat peninggalan sebelumnya. Ia memang Pak SBY, tapi jangan juga salahkan dia. Kita akan alokasikan hutang untuk kepentingan rakyat," ujar Ruhut yang mantan ader Partai Demokrat itu. [tar]

Komentar

x