Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 06:00 WIB

Tahun Ini, Ekspor Ternak Bikin Bangga Kementan

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 6 Desember 2018 | 17:00 WIB

Berita Terkait

Tahun Ini, Ekspor Ternak Bikin Bangga Kementan
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita menyebut nilai ekspor peternakan meningkat signifikan.

Hal ini, kata dia, sejalan dengan kebijakan Kementan dalam meningkatkan daya saing dan mempermudah perizinan ekspor. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementan, volume ekspor sub sektor peternakan pada Januari hingga September 2018, sebesar 183.414 ton dengan nilai US$474.193.507.

Dengan kata lain, volume ekspor mengalami lonjakan 52,99%. Sedangkan untuk nilai ekspornya melompat hingga 194% jika dibandingkan Januari-September 2017 yang mencapai 119.885 ton senilai US$161.171.933.

"Kami harapkan volume dan nilai ekspor sub sektor peternakan di triwulan akhir tahun 2018 ini akan terus mengalami peningkatan," ujar I Ketut dalam siaran pers, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Berdasarkan data realisasi rekomendasi ekspor Ditjen PKH, capaian ekspor peternakan dan kesehatan hewan pada 3,5 tahun terakhir (Semester I 2015-2018) mencapai Rp32,13 triliun.

Kontribusi ekspor terbesar pada kelompok obat hewan mencapai Rp21,58 triliun, menembus ke 87 negara tujuan. Selain itu, ekspor babi ke Singapura mencapai Rp3,05 triliun.

Lalu, produk susu dan olahannya juga menghasilkan sebesar Rp2,99 triliun menembus pasar 31 negara. Kelompok pakan ternak asal tumbuhan, menyumbang Rp3,34 triliun, masuk pasar 14 negara.

Beberapa produk lain seperti produk hewan non pangan, telur ayam tetas, daging dan produk olahannya, pakan ternak, kambing/domba, Day of Chicken (DOC), dan semen beku juga menyumbang devisa cukup besar tahun ini.

"Langkah dan kebijakan Kementan dalam mewujudkan visi Indonesia menjadi Lumbung Pangan Dunia pada 2045 terus diupayakan bersama para pemangku kepentingan," kata I Ketut. [ipe]


Komentar

x