Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 06:01 WIB

20 Ribu Ha Sawah Petani di Karawang Diasuransikan

Jumat, 7 Desember 2018 | 14:03 WIB

Berita Terkait

20 Ribu Ha Sawah Petani di Karawang Diasuransikan
(Foto: inilahcom/Dok)

INILAHCOM, Karawang - Petani di Karawang mendapat kado indah di akhir tahun. Lahan sawah pertanianya telah dilindungi program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Hal ini setelah ditandatanganinya Surat Keputusan Daftar Peserta Definitif Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang pada 23 November 2018 lalu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Hanafi mengatakan, kebijakan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada para petani. Yakni turut mengamankan usaha tani padi. "Sehingga target produktivitas padi di Kabupaten Karawang dapat tercapai serta mampu menyuplai kebutuhan cadangan beras nasional. Karena pembayaran premi asuransi padi 20% telah kami bayarkan," ujar Hanafi, Jumat (7/12/2018).

Terlaksananya bantuan perlindungan usaha tani tersebut, berkat sinergi Ditjen Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan dengan pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Bukti polis-nya pun telah diterima oleh para petani yang tergabung dalam beberapa kelompok tani.

Kasubdit Pemberdayaan Permodalan dan Asuransi Pertanian Ditjen PSP Kementan, Waluyo mengatakan, target tahun 2018 dapat mencapai seluas 800-900 ribu ha dipastikan akan dilindungi untuk musim tanam Oktober-Maret.

"Sebagai bentuk amanat dari UU No 19 tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, bahwa selain pemerintah pusat, yang wajib melindungi usaha tani adalah pemerintah daerah. Sehingga perlu bersama-sama mewujudkan tujuan besar pembangunan pertanian kita yang telah digaungkan Pak Mentan yaitu menjadi lumbung pangan dunia di 2045 dapat kita capai," harap Waluyo.

Tarlim, Ketua Poktan Gemahripah, Desa Cicinde Selatan, Kecamatan Banyusari, mengucapkan rasa syukur yang mendalam. Karena lahan sawah mereka telah terlindungi. Sehingga tidak ada lagi keresahan dan khawatir selama musim tanam Oktober-Maret mendatang. "Terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah, yang telah membantu kami dalam mengamankan usaha tani. Kami tidak resah lagi dalam menanam padi," ujarnya. [*]

Komentar

x