Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 27 Maret 2019 | 06:44 WIB
Hightlight News

Inilah Janji Dua Gubernur Plt di Riau dan Bengkulu

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 11 Desember 2018 | 10:01 WIB

Gubernur Riau

Inilah Janji Dua Gubernur Plt di Riau dan Bengkulu
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Dua pelaksana tugas (Plt) gubernur yaitu Rohidin Mersyah sebagai Gubernur Provinsi Bengkulu dan Wan Hasyim sebagai Gubernur Riau, menyatakan akan meneruskan program yang sudah dirintis oleh gubernur sebelumnya.

Rohidin akan meningkatkan ekspor Bengkulu. Sedangkan Wan Hasyim akan meneruskan pembangunan ruas Tol Pekanbaru-Dumai. “Kalau saya, sekarang kan kita hanya meneruskan program yang sebelumnya saya susun bersama Pak Ridwan Mukti 2,5 tahun yang lalu. Terkait dengan pembangunan infrastruktur strategis kemudian bagaimana mengelola Sumber Daya Alam Bengkulu terutama untuk tujuan ekspor, kemudian bagaimana mengembangkan sektor pariwisata dengan membuat beberapa event nasional dan internasional,” kata Rohidin Mersyah usai dilantik menjadi gubernur definitif, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12/2018).  

Rohidin mengaku mendapatkan pesan dari Presiden Jokowi untuk memegang tanggung jawab ini dengan baik, kemudian semuanya on base dengan regulasi, dengan aturan, sehingga nanti mudah-mudahan pemerintah ini akan berjalan dengan produktif. “Beliau minta begitu,” ujar Rohidin.

Mengenai upaya memberantasan korupsi, Rohidin yang sebelumnya menjadi Plt Gubernur Bengkulu menggantikan Ridwan Mukti yang terjerat kasus gratifikasi mengatakan, pihaknya bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membuat sebuah tim pembentukan tunas integritas.

Selain itu, lanjut Rohidin, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan membangun sistem pemerintahan berbasis web terutama di sektor perizinan, kemudian pelayanan publik termasuk di sektor-sektor jenjang karir kepegawaian ini dilakukan dengan berbasis web.

“Dengan harapan, itu mengurangi bagaiaman kita kontak antar orang, dengan harapan kita meminimalisir kemungkinan peluang terjadinya bentuk-bentuk KKN,” terang Rohidin.

Menurut Rohidin, pihaknya sudah me-launching hal itu untuk konektivitas antara e-budgeting dengan e-planning, perencanaan dengan penganggaran di 9 kabupaten/kota serempak dengan provinsi Bengkulu. Ia menambahkan juga dengan pengelolaan pegawai, kenaikan pangkat, pensiun, dan jenjang yang kini berbasis web.

Selain itu, lanjut Rohidin, perizinan juga kita sejak 6 bulan yang lalu menerapkan OSS (online single submission) sehingga proses perizinan juga berbasis web dengan harapan akan ada perbaikan-perbaikan dan sebagai bentuk transparansi pengelolaan penataan perizinan.

 

1

Komentar

x