Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 01:04 WIB

2019, Asuransi Pertanian Gunakan Aplikasi IT SIAP

Selasa, 11 Desember 2018 | 14:41 WIB
2019, Asuransi Pertanian Gunakan Aplikasi IT SIAP
(Foto: DitjenPSP/dok)

INILAHCOM, Bandung - Mengakhiri tahun 2018, Direktorat Pembiayaan Pertanian Ditjen PSP bersinergi dengan Jasindo membuat aplikasi pendaftaran peserta asuransi pertanian. Program ini menggunakan aplikasi IT Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP).

Aplikasi SIAP mulai dikenalkan di Provinsi Jawa Barat, dengan mengumpulkan perwakilan Dinas Kabupaten/Kota beserta para penyuluh melalui pemberian pelatihan Training Off Trainer (TOT). Acara TOT dibuka Direktur Pembiayan Pertanian didampingi oleh Kasubdit Pemberdayaan Permodalan dan Asuransi Pertanian, serta Kabid PSP Dinas Pertanian Provinsi Jabar dan tim IT Jasindo pusat.

Dalam sambutannya, Direktur Pembiayaan Pertanian, Sri Kuntarsih mengatakan, penggunaan pendaftaran peserta asuransi menggunakan aplikasi IT menjadi penting. Terutama dalam rangka tertib administrasi serta transparansi dalam kepesertaan petani. "Dengan aplikasi SIAP, proses pendaftaran semakin cepat dan mudah. Administrasinya juga akan lebih tertib dan peserta asuransi bisa memantau langsung," ujar Sri Kuntarsih.

Advertisement

Hal senada disampaikan Kabid PSP Distan Jabar Tita Nurospita. Dengan hadirnya sistem aplikasi pendaftaran peserta asuransi dengan menggunakan IT ini, diharapkan kepada seluruh pemangku kepentingan yang dalam hal ini para petugas dinas kab/kota serta penyuluh, mampu dengan cepat menerapkan aplikasi ini.

"Mengingat zaman ini sudah semakin canggih, sehingga proses pendaftaran dapat berjalan dengan cepat. Realisasi keikutsertaan petani di Jabar semakin bertambah banyak di tahun mendatang," kata Tita Nurospita.

Sementara, Koordinator Tim IT Pusat Jasindo Irwan mengatakan, aplikasi ini didesign dengan sesederhana mungkin. Agar di lapangan dapat digunakan dengan gampang dan tidak ada lagi kendala dalam memproses pembayaran premi dari petani. "Saya berharap aplikasi ini mampu diterima dengan cepat oleh petugas dinas di lapangan. Karena aplikasi ini dibuat sesederhana mungkin," kata Irwan. [*]

Komentar

x