Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 27 Maret 2019 | 06:50 WIB

Penanganan Defisit BPJS Belum Komprehensif

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 12 Desember 2018 | 13:40 WIB

Berita Terkait

Penanganan Defisit BPJS Belum Komprehensif
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - DPR mengharapkan pemerintah dapat mengatasi masalah defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa diatasi secara komprehensif. Penyelesaiannya harus mengatasi akar masalah, bukan hanya menambal sesaat defisit yang ada.

"Kita ingin menyelesaikan secara komprehensif, ini kalau kita lihat dari tahun ke tahun defisitnya naik terus, bahkan tahun ini kenaikan defisitnya dahsyat. Jangan sampai tahun depan penambahan jumlah peserta PBI justru menambah persoalan," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay di Ruang Rapat Komisi IX DPR RI, Gedung Nusantara I, Jakarta, seperti mengutip dpr.go.id.

Rapat kerja dihadiri Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Dirut BPJS Kesehatan dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam kesempatan tersebut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (SMI) memaparkan bahwa penanganan defisit keuangan BPJS Kesehatan 2018 akan ditangani dengan bantuan APBN sebesar Rp4,99 triliun pada 24 September 2018. Ini berdasar pada kajian BPKP yang dilaporkan pada tanggal 15 Agustus 2018.

Penganan defisit juga akan dilakukan dengan bantuan APBN 2018 sebesar Rp5,26 triliun yang akan dibayarkan dalam 2 tahap, Rp3 triliun pada 5 Desember 2018 dan Rp2,26 triliun yang rencananya akan kucurkan pada 14 Desember 2018, ini berdasar pada keputusan Rapat Tingkat Menteri (RTM) 23 November 2018, setelah dilakukan audit oleh BPKP atas laporan 5 November 2018.

Menkeu juga menyampaikan proyeksi defisit Arus Kas DJS Kesehatan hasil reviu BPKP Rp6,126 triliun, diputuskan untuk disalurkan bantuan APBN sebesar Rp5,26 triliun, Sebab ada potensi tambahan penerimaan defisiensi dari Bauran Kebijakan.

Menanggapi pernyataan Menkeu, Saleh mempertanyakan apakah dengan penanganan yang dilakukan Kemenkeu, defisit keuangan BPJS Kesehatan dapat selesai tanpa ada masalah turunan selanjutnya.

"Pemerintah sudah menggelontorkan bantuan untuk menyelesaikan masalah defisit BPJS tahun 2018. Disebut menggelontorkan karena jumlahnya besar. Apakah persoalan defisit tahun 2018 selesai dengan tahapan-tahapan dan sistem pembayaran yang sudah dijanjikan pemerintah itu. Tolong dijelaskan kepada kita bisa selesai atau tidak," tanya Saleh.

Komentar

Embed Widget
x