Find and Follow Us

Rabu, 26 Juni 2019 | 18:02 WIB

Lifting Minyak per November Kembali Loyo

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 13 Desember 2018 | 18:31 WIB
Lifting Minyak per November Kembali Loyo
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Lifing minyak bumi pada November 2018 hanya mencapai 762 ribu barel per hari (bph). Data ini dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas).

Dengan begitu, lifting minyak kembali mengalami penurunan jika dibandingkan dengan realisasi pada kuartal ketiga tahun ini. Pada kuartal ketiga lalu lifting mencapai 774 ribu bph, sementara target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018 adalah sebesar 800 ribu bph.

Sementara untuk gas bumi realiasi sampai November lalu sebesar 1,143 juta barel ekuivalen per hari, turun tipis dari posisi per kuartal ketiga sebesar 1,145 juta barel ekuivalen per hari. Sementara target APBN 2018 lifting gas adalah sebesar 1.2 juta barel ekuivalen per hari.

Hingga November total Lifting Migas 1,91 juta barel ekuivalen per hari dari target APBN sebear 2 juta barel ekuivalen per hari.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher, menyatakan, untuk lifting migas secara keseluruhan sebenarnya mencapai 95% dari APBN 2018.

"Hingga akhir tahun kami tetap upayakan produksi bisa lebih maksimal," kata Wisnu saat dikonfimrasi, Kamis (13/12/2018).

Menurut dia, hal itu dipengaruhi oleh kinerja sumur baru yang belum sesuai ekspektasi, kemudian decline rate dari sumur eksisting juga semakin besar.

"Ada beberapa kendala operasi dan instrument namun sudah dapat di atasi, kemudian ada beberapa program pengembangan yang mundur ke tahun 2019," ujar dia.

Adapun sepanjang tahun ini telah dilakukan pemboran pengembangan 251 sumur dari target 289, dan program kerja ulang atau workover 554 sumur dari target 636 sumur.

"Secara kontinu kami tetap mengupayakan pencapaian bisa maksimal," ujar Wisnu. [jin]

Komentar

x