Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 21 Januari 2019 | 21:53 WIB

Kilang Tuban Pindah ke Situbondo? Enggak Jadi Tuh

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 14 Desember 2018 | 15:50 WIB

Berita Terkait

Kilang Tuban Pindah ke Situbondo? Enggak Jadi Tuh
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar memastikan, pembangunan kilang Tuban tidak dipindahkan. Jadi, pembangunannya tetap dilakukan di lokasi semula.

"(Pembangunan) Kilang Tuban tidak pindah tetap. Pembebasan lahan lagi dibebasin," kata Arcandra di Gedung ESDM, Jakarta, Jumat (15/12/2018).

Adapun sebelumnya pembangunan kilang ini akan dipindahkan ke Situbondo. Hal itu dikarenakan ada masalah pembebasan lahan. Namun setelah dievaluasi ternyata lokasi Situbondo juga wilayah yang tidak mudah dijadikan lokasi pembangunan kilang. Salah satu penyebabnya yakni Situbondo l berdekatan dengan area latihan militer dan berdekatan dengan lokasi Gunung Ijen.

Kilang Tuban merupakan kilang baru dengan kapasitas 300 ribu barel per hari (bph). Kilang akan dikelola Pertamina-Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP), perusahaan patungan Pertamina dengan Rosneft.

Kilang Tuban akan mampu menghasilkan berbagai produk BBM seperti gasoline sebesar 80 ribu (bph), Solar 99 ribu (bph) dan Avtur 26 ribu (bph).

Salah satu andalan kilang Tuban kata Arcandra kemampuan dalam petrokimia kelak. Meskipun ditujukan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), namun kilang tetap akan beroperasi meskipun terjadi perubahan pola konsumsi energi masyarakat. Termasuk jika terjadi peningkatan penggunaan kendaraan listrik.

Untuk produk baru petrokimia adalah polipropilen 1,3 juta ton per tahun, polietilen 0,65 juta ton per tahun, stirena 0,5 juta ton per tahun dan paraksilen 1,3 juta ton per tahun. "Tidak masalah (shifting ke kendaraan listrik) karena kita desain kilangnya diubah menjadi petrokimia," kata dia. [ipe]

Komentar

x