Find and Follow Us

Senin, 22 April 2019 | 02:06 WIB

Jelang Nataru 2019, BKP Kementan Sedia Telur Murah

Oleh : M Fadil Djailani | Sabtu, 15 Desember 2018 | 15:38 WIB
Jelang Nataru 2019, BKP Kementan Sedia Telur Murah
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Menjelang libur Natal 2018 dan Tahun Baru (Nataru) 2019, harga bahan pangan acapkali naik. Ya, termasuk telur ayam yang konsumsinya biasa meningkat menjelang peringatan hari besar keagamaan.

Khusus telur ayam ras yang akhir-akhir ini harganya mengalami tren kenaikan, kementerian pertanian memberikan atensi. Berdasarkan pantauan, harga telur di beberapa pasar di Jabodetabek, sudah mencapai Rp25.000-Rp27.000 per kilogram (kg). Jauh di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP) yang tertuang dalam Permendag No 96 Tahun 2018. Di mana, harga telur ayam ras di tingkat konsumen dipatok Rp23.000/kg.

Guna membantu masyarakat untuk memperoleh telur dengan harga yang wajar, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan sengaja hadir untuk ikut mengawal distribusi telur dari peternak ke konsumen.

Hal ini dilakukan BKP kementan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, PD Pasar Jaya, Perhimpunan Insan Perunggasan Indonesia (PINSAR) serta Forum Peternak Layer Nusantara (PLN).

"Gelar Pangan, khususnya penjualan telur yang kami lakukan ini, membuktikan pemerintah peduli dan pemerintah hadir untuk membantu masyarakat memperoleh telur dengan harga wajar," ujar Kepala BKP, Agung Hendriadi saat melaunching Gelar Telur Murah (GTM) di Toko Tani Indonesia (TTI) Centre di Jakarta, Sabtu (15/12/2018).

Telur sebanyak 8 ton itu dijual dengan harga Rp23.000/kg. Bagi yang berminat bisa mendapatkannya di 8 lokasi yakni Pasar Grogol, Pasar Kramat Jati, Pasar Mampang Prapatan, Pasar Cijantung, Pasar Tebet Barat, Pasar Pademangan, Pasar Jatinegara, dan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Pasar Minggu Jakarta.

Dengan dilaksanakannya Gelar Telur Murah, Agung berharap harga telur kembali turun dan stabil, terutama selama masa HBKN Natal dan Tahun Baru serta inflasi dapat terjaga. "Melalui upaya yang kami lakukan ini, kami berharap harga telur bisa stabil sesuai Harga Acuan Pemerintah yaitu Rp23.000/kg," pungkas Agung. [ipe]


Komentar

x