Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Januari 2019 | 02:14 WIB

Jutaan Rokok, Miras Ilegal Dimusnahkan di Makassar

Rabu, 19 Desember 2018 | 16:57 WIB

Berita Terkait

Jutaan Rokok, Miras Ilegal Dimusnahkan di Makassar
(Foto: BeaCukai/dok)

INILAHCOM, Makassar - Bea Cukai Wilayah Sulawesi Bagian Selatan dan Bea Cukai Makassar melakukan pemusnahan terhadap rokok ilegal 12.844.884 batang dengan nilai mencapai Rp9,5 miliar dan 1.008 botol minuman keras dengan nilai mencapai Rp62,4 juta. Perkiraaan total kerugian negara yang berhasil diselamatkan Bea Cukai sebesar Rp5,2 miliar.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Padmoyo Triwikanto mengungkapkan bahwa barang-barang yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penindakan sepanjang tahun 2018 oleh Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan dan Bea Cukai Makassar. "Barang ilegal ini didapatkan di pintu masuk baik di pelabuhan laut, bandar udara maupun barang yang sudah berada di pasaran di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat," ungkap Padmoyo, Rabu (19/12/2018).

Padmoyo menambahkan, Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan terus meningkatkan komitmen dari tahun ke tahun dalam menjalankan tugas dan fungsi selaku community protector. "Kami akan terus meningkatkan komitmen kami dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat khususnya di bidang Cukai berupa pencegahan peredaran barang-barang ilegal terkait barang kena cukai berupa Hasil Tembakau dan Minuman Keras dan barang berbahaya lainnya," tambah Padmoyo.

Hingga Desember 2018 Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan berhasil melakukan berbagai penindakan dan mengamankan 45,3 juta batang rokok ilegal, dan 63.704 botol minuman keras dengan total nilai barang mencapai Rp24 miliar dan berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara mencapai Rp93,57 miliar. Pelanggaran tersebut telah ditindaklanjuti sesuai kategori pelanggarannya. Pengawasan terhadap rokok dan minuman keras ilegal ini selaras dengan program pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat akan barang berbahaya terhadap kesehatan.

Di sisi penerimaan negara, penindakan ini berdampak pada tercapainya target penerimaan khususnya di bidang cukai. Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan telah menghimpun penerimaan negara per 13 Desember 2018 sebesar Rp660,73 miliar atau 133,78 % dari target penerimaan tahun 2018 sebesar Rp493,89 miliar.

Padmoyo mengatakan, Bea Cukai juga akan terus meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk dapat meningkatkan pengawasan agar semakin efektif. "Kami juga akan meingkatkan sinergi dengan TNI, Kepolisian, Kejaksaan, Pemerintah Daerah, dan seluruh instansi terkait lainnya di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara, dan masyarakat agar dapat melaksanakan tugas kami dengan baik," tambah Padmoyo. [*]

Komentar

x