Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 06:09 WIB

Kunjungan ke Papua

Menkeu Sambangi Nasabah LPEI Gaet Pinjaman Rp150 M

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Rabu, 19 Desember 2018 | 20:04 WIB
Menkeu Sambangi Nasabah LPEI Gaet Pinjaman Rp150 M
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom/Fadil Dj)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melakukan kunjungan kerja ke Jayapura, Papua untuk meninjau perkembangan Papua dan jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang ada di daerah tersebut.

Salah satunya kunjungan Sri Mulyani adalah ke Nasabah Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) di Manokwari, dirinya meninjau salah satu nasabah LPEI dengan skema pembiayaan syariah berupa jaminan fasilitas, yaitu PT MedcoPapua Hijau Selaras (MPHS) yang berlokasi di Manokwari, Papua Barat.

Jaminan fasilitas ini tidak hanya diberikan untuk refinancing perkebunan kelapa sawit, namun juga pengembangan petani plasma PT MPHS. Untuk pengembangan petani plasma, LPEI memberikan jaminan fasilitas sebesar Rp150 miliar untuk kebun plasma PT MPHS dalam meningkatkan kualitas hasil dan pengolahan perkebunan kelapa sawit.

PT MPHS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit yang telah banyak membantu pemasok bagi eksportir utama untuk melakukan ekspor kelapa sawit ke berbagai negara. Dalam mendukung hal tersebut, PT MPHS telah membangun kebun plasma seluas 2.684,65 Ha dari total lahan plasma yang tersedia seluas 2.909,7 Ha hingga Agustus 2016.

Pada kunjungan kerja Sri Mulyani ini, Direktur Eksekutif LPEI, Sinthya Roesly menyampaikan, "LPEI berkomitmen untuk mendukung PT MedcoPapua meningkatkan kapasitas produksi dan mampu melakukan ekspor secara langsung, sehingga secara langsung pula memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian Indonesia," kata Sinthya dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Selain jaminan fasilitas, pada kesempatan ini LPEI juga akan menyerahkan Community Development dan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Petani Plasma PT MPHS.

Program Community Development nantinya akan diberikan dalam bentuk pelatihan pengelolaan pembukuan dan pelaporan pajak kepada pengurus koperasi sebagai bentuk jasa konsultasi. Sedangkan CSR diberikan dalam bentuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh para petani plasma.

"Jaminan fasilitas yang diberikan oleh LPEI dengan mendukung pembangunan kebun plasma juga memperhatikan dampak sosial ekonomi yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah sekitar Manokwari," kata Sinthya.

LPEI merupakan Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI yang tujuannya untuk meningkatkan ekspor Indonesia melalui Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi, dan Jasa Konsultasi. [jin]

Komentar

Embed Widget
x