Find and Follow Us

Sabtu, 20 April 2019 | 22:44 WIB

2019, Jindi Targetkan PoD Blok South Jambi B

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 21 Desember 2018 | 05:09 WIB
2019, Jindi Targetkan PoD Blok South Jambi B
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anak usaha Hongkong Jindi Group Co Ltd, Jindi South Jambi B Co Ltd, menargetkan, pengembangan blok South Jambi B pada tahun depan.

Direktur Utama Jindi South Jambi B, Shong Zhingzong mengatakan, hal itu dilakukan sebagai upaya percepatan penemuan cadangan baru untuk dilanjutkan dengan produksi. Plan of Development (PoD) I akan diberikan awal semester kedua tahun depan.

"Untuk PoD I kita targetkan bisa diajukan pada media semester kedua tahun depan," kata Zhizong usai menandatangani kontrak South Jambi B di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta Pusat, kamis (20/12/2018).

Perusahaan asal Hongkong memberikan Bonus tanda tangan sebesar US$5 juta dengan total Komitmen Kerja Pasti (KKP) selama lima tahun pertama sebesar US$60 juta.

Adapun rincian kegiatan untuk lima tahun pertama yang disepakati pemerintah dan Hongkon Jindi adalah study G and G, seismik 2D 300 km, survey seismik 3D 400 km2 lalu pengeboran tiga sumur eksplorasi.

Dia mengatakan, perusahaan masih meyakini potensi South Jambi B cukup besar. Disamping itu, beberapa struktur juga sudah dikembangkan oleh kontraktor terdahulu, sehingga tinggal melanjutkan kegiatan eksplorasi. "Discovery sudah ada, lalu dua struktur sudah dikembangkan," kata dia.

Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar mengaku, pihaknha memberi dukungan Jindi mau berinvestasi lebih awal tanpa harus menunggu kontrak South Jambi B berakhir di tahun 2020, karena memang itu tujuan pemerintah tetapkan kontraktor selanjutnya jauh sebelum kontrak berakhir.

Namun tetap harus dijalin komunikasi secara business to business dengan Conoco Phillips selaku pemilik kontrak saat ini.

"Gunakan uangnya sekarang juga boleh di bloknya meski ada Conoco Phillips. Sama seperti blok rokan harus dilakukan intervensi sehingga penurunan tajamnya bisa ditahan atau bahkan produksi naik," kata Arcandra.

Berdasarkan data yang dimiliki Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiata Usaha Hulu Migas (SKK Migas) blok South Jambi B didominasi oleh cadangan gas dengan perincian total cadangan P1 sebesar 270 bcf, P2 439 bcf serta P3 823 bcf. Sementara untuk cadangan minyaknya tercatat 0,6 juta barel.

Blok ini terakhir berproduksi pada tahun 2021 yakni minyak 2 barel per hari (bph), lalu pernah mencapai puncak produksi pada tahn 2006 dengan memproduksi gas sebesar 23 mmscfd dan produksi minyak sebesar 512 bph. [ipe]

Komentar

x