Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Maret 2019 | 23:48 WIB

Pasca Tsunami Selat Sunda

Jonan Minta PLN Benerin Listrik Banten-Lampung

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 24 Desember 2018 | 12:30 WIB

Berita Terkait

Jonan Minta PLN Benerin Listrik Banten-Lampung
Menteri ESDM Ignatius Jonan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri ESDM Ignatius Jonan meminta PT PLN (Persero) bergerak cepat di lokasi bencana tsunami. Perintahnya, segera pulihkan setrum.

"Tim PLN segera pulihkan kondisi ketenagalistrikan, termasuk di Provinsi Lampung, serta pulau-pulau terpencil," kata Jonan dalam siaran pers, Jakarta, Senin (24/12/208).

Pemulihan kondisi kelistrikan, kata Jonan, sangat penting dilakukan. Sambil menunggu kondisi kelistrikan pulih, Jonan juga menginstruksikan agar Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dibagikan di daerah terdampak bencana.

"(PLN tolong) bekerjasama dengan Ditjen EBTKE untuk pendistribusian Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dan Ditjen Ketenagalistrikan. Sementara Badan Geologi terus suplai data dan informasi tentang vulkanologi ke BMKG dan instansi Pemerintah terkait," kata Jonan.

Selain itu, bos Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini, memerintahkan agar
Emergency Response Team (ERT) Siaga Bencana ESDM ikut turun ke lokasi bencana. Bantu segera para korban.

"Saya instruksikan agar 17 Emergency Response Team (ERT) Siaga Bencana ESDM, termasuk tim medis segera disebar ke lokasi-lokasi yang membutuhkan. Alat berat yang diperlukan serta penggunaannya berkoordinasi dengan BNPB dan Basarnas," kata dia.

Diketahui bencana tsunami di Selat Sunda, merusak sedikitnya 248 Gardu Induk (GI), 42 tiang listrik di Provinsi Lampung dan Banten. Akibatnya, listrik di dua provinsi itu, padam.

"Kondisi listrik masih padam. Kurang lebih 146 gardu induk normal hidup dan 102 lainnya sudah diperbaiki. Kemudian 41 tiang listrik rusak yang rinciannya 2 roboh 39 patah yang seluruhnya memadamkan listrik," kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN (Persero), I Made Suprateka, Jakarta, Minggu (23/12/2018).

Namun, ia yakin petugas yang dikerahkan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya dapat memperepat. "Satu sampai dua hari ini selesai," kata dia.

Menurut dia, pembangkit listrik di Labuan masih berjalan normal dan masih mendistribusikan listrik ke seluruh jaringan termasuk di Pandeglang yang tidak terdampak tsunami.

Kemudian, PLN juga sudah menurunkan tim reaksi cepat untuk proses perbaikan jaringan terumasuk ambulan, tim kesehatan untuk membantu evakuasi seluruh korban terdampak tsunami di Pandeglang dan Lampung.

"Jadi berdasarkan informasi, kalau untuk pasokan listrik Jawa Bali masuk dalam interkoneksi Jawa Bali. Kalau terganggu pun bisa diganti pembangkit lain. Kemudian koneksi listrik Lampung itu masuk interkoneksi Sumatera dan sama juga dalam kondisi aman. Yang masih mati listriknya kami sedang berusaha untuk menyalakannya melallui diesel khususnya untuk 102 gardu mati," kata dia. [ipe]


Komentar

x