Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 21 Januari 2019 | 22:08 WIB

Proyek Kilang Cilacap Masih Tahap Valuasi Aset

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 26 Desember 2018 | 21:00 WIB

Berita Terkait

Proyek Kilang Cilacap Masih Tahap Valuasi Aset
(Foto: ist)

INILACOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) menjalin kerja sama dengan Saudi Aramco, membangun kilang minyak di Cilacap, Jawa Tengah. Nilai investasinya mencapai US$5 miliar, atau setara Rp68,5 triliun.

Namun pembangunan kilang ini belum bisa terlaksana karena ada beberapa kendala. Salah satunya perhitungan aset atau valuasi aset kilang minyak Cilacap belum selesai dilakukan oleh Pertamina dan Saudi Aramco.

Perhitungan nilai aset dilakukan karena Pertamina dan Saudi Aramco akan membuat perusahaan patungan dalam membangun kilang itu. "Cilacap, Proses negoisasi valuasi aset eksisting masih berlangsung. Metedologi valuasinya yang masih dibahas," kata Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar di kantornya, Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Bahkan, kata dia, perhitungan aset itu dibantu oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Perhitungan aset ini sebelumnya memang terjadi perbedaan nilai antara Pertamina dan Saudi Aramco. "Dibantu sama KJPP. Dalam valuasi aset. Asumsi asumsi ekonomi dalam menentukan valuasi aset. Aset eksisting ikut dihitung. Ini nanti disertakan ke JV (Join Venture) nya," kata dia.

Mengenai pembebasan lahan, kata dia, saat ini masih berlangsung. "Pengadaan lahan sedang berlangsung," kata dia.

Corporate Secretary Pertamina Syahrial Mukhtar mengatakan, meskipun ada perbedaan nilai valuasi aset. Namun, ia memastikan Saudi tetap berkomitmen menjadi mitra Pertamina untuk membangun Kilang Cilacap. "Semua masih konsisten. Tahun depan pun harus bisa kami mulai (bentuk perusahaan patungan)," kata dia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Adapun hak kelola Saudi Aramco dan Pertamina di proyek itu tidak berubah., Pertamina mendapat 55% hak kelola, dan sisanya 45% oleh Saudi Aramco. Pada September 2018, Pertamina telah mengirimkan surat kepada manajemen Saudi Aramco untuk meminta kejelasan mengenai kelanjutan proyek kilang minyak di Cilacap.

Sebagaimana diketahui, proyek Kilang Cilacap mulai dibahas sejak empat tahun lalu. Proyek ini dimulai dengan ditandatanganinya nota perjanjian atau Head of Agreement (HoA) antara Saudi Aramco dengan Pertamina pada 26 November 2015. Proyek modifikasi Kilang Cilacap ini awalnya ditargetkan selesai 2021. Namun Pertamina mengatur ulang jadwal tersebut hingga 2023. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x