Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Maret 2019 | 23:52 WIB

Neraca Transaksi Masih Jeblok, Jokowi Makin Nekat

Oleh : M Fadil Djaelani | Sabtu, 29 Desember 2018 | 19:40 WIB

Berita Terkait

Neraca Transaksi Masih Jeblok, Jokowi Makin Nekat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bakal menempuh segala cara untuk menyelamatkan neraca transaksi berjalan yang hingga November 2018 masih tekor (defisit) US$2,05 miliar. Makin nekat kayaknya.

Angka defisit neraca perdagangan ini yang paling parah dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Defisit ini terjadi lantaran selama periode tersebut kinerja ekspo mengalami perlemahan kinerja yang disertai peningkatan impor, terutama dari sektor minyak dan gas, menjelang akhir tahun.

Dengan demikian, maka secara kumulatif neraca perdagangan pada Januari-November 2018 tercatat sebesar US$7,52 miliar. "Akan banyak (kebijakan) nantinya kita munculkan lagi kebijakan yang makin menyederhanakan dan juga kebijakan yang makin memberikan kepastian kepada investasi kepada sektor usaha kepada sektor riil terutama yg berorientasi pada ekspor karena kita masih memiliki masalah di neraca transaksi berjalan neraca transaksi perdagangan sehingga yang kita penuhi itu," kata Jokowi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) usai menutup perdagangan saham tahun 2018, Jumat (28/12/2018).

Adanya relaksasi, lanjut Jokowi, dilihat nanti karena dari kebijakan yang pemerintah keluarkan tentu saja ada evaluasi. Baik itu koreksi maupun ada tambahan.

"Relaksasi nanti, kita lihat kebijakan yang kita keluarkan tentu saja ada evaluasi ada koreksi ada tambahan kebijakan yang kita harapkan bisa mempercepat terutama untuk investasi yang berorientasi ekspor atau investasi yang mengganti barang-barang substitusi impor," ucapnya. [ipe]







Komentar

Embed Widget
x