Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 06:11 WIB

Penerimaan Lampaui Target Bikin Sri Mulyani Girang

Kamis, 3 Januari 2019 | 06:09 WIB
Penerimaan Lampaui Target Bikin Sri Mulyani Girang
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan, realisasi pendapatan negara dalam APBN 2018 mencapai Rp1.942,3 triliun. Atau 102,5% dari target Rp1.894,7 triliun.

"Realisasi pendapatan ini tumbuh 16,6 persen dari capaian tahun 2017," ujar Sri Mulyani dengan wajah sumringah saat dalam jumpa pers tentang perkembangan APBN 2018 di Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Sri Mulyani menjelaskan, realisasi ini berasal dari penerimaan pajak Rp1.315,9 triliun, kepabeanan dan cukai Rp205,5 triliun, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp407,1 triliun.

Penerimaan pajak didukung oleh penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) NonMigas Rp686,8 triliun, PPh Migas Rp64,7 triliun, dan Pajak Pertambahan Nilai Rp538,2 triliun. "Penerimaan pajak ini tumbuh 14,3 persen atau merupakan pertumbuhan yang tertinggi sejak 2012, sebesar 12,5 persen," kata Menteri Terpegah 2018 ini.

Capaian realisasi pajak merupakan kombinasi dari membaiknya kinerja perekonomian serta meningkatnya kemampuan pungutan pajak sebagai hasil perbaikan basis pajak, kepatuhan wajib pajak, dan intensifikasi pajak.

"Peningkatan konsumsi dan impor, menggambarkan adanya perbaikan ekonomi rumah tangga, korporasi, serta seluruh kegiatan masyarakat dibandingkan tahun lalu," kata Sri Mulyani.

Dalam kesempatan ini, rasio pajak tercatat mencapai 11,5%. Atau meningkat 0,8% dibandingkan 2017, karena membaiknya kinerja reformasi perpajakan. Sedangkan, realisasi kepabeanan dan cukai disumbangkan penerimaan cukai Rp159,7 triliun, bea masuk Rp39 triliun, dan bea keluar Rp6,8 triliun.

Realisasi penerimaan yang tumbuh 6,7% ini, didukung membaiknya aktivitas perdagangan internasional, penertiban cukai berisiko tinggi, dan reformasi institusi bea dan cukai.

Sementara itu, realisasi PNBP ikut mencatatkan pertumbuhan tinggi sejak 2009 atau sebesar 30,8%, karena pengaruh meningkatnya harga minyak dan batu bara. "Realisasi PNBP sebesar Rp407,1 triliun atau 147,8 persen dari target, ini tumbuh lebih tinggi dari PNBP tahun 2017 sebesar 18,8 persen," ujar Sri Mulyani. [tar]

Komentar

Embed Widget
x