Find and Follow Us

Sabtu, 20 April 2019 | 22:49 WIB

Sambangi Pasar Ngemplak, Jokowi Sebut Beras Stabil

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 4 Januari 2019 | 16:45 WIB
Sambangi Pasar Ngemplak, Jokowi Sebut Beras Stabil
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Tulungagung - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pasar Grosir Ngemplak di Desa Botoran, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (4/1/2019).

Tentu saja, kedatangan orang nomor satu di Republik Indonesia (RI) ini, menyita perhatian pedagang serta pengunjung pasar.

Baju lengan panjang putih yang selalu dipingkis (dilipat), seolah menjadi ciri khas mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini. Dan, Jokowi tak pernah lelah untuk diajak berswafoto.

Di salah satu kios beras, Jokowi berserta rombongan berhenti dan membuka dialog. Tentu saja yang dibahas soal harga serta persediaan beras. Selanjutnya, Jokowi menyambangi gerai Operasi Pasar (OP) yang digelar Perum Bulog. Di tempat ini, beras dijual seharga Rp8.500 per kilogram.
"Yang pertama saya lihat beras karena ini pengaruhnya terhadap inflasi," ujar Jokowi.

Dalam kunjungan ini, Jokowi menemukan bahwa harga beras di pasaran relatif, stabil. Di mana, OP yang dilakukan Perum Bulog mulai Januari ini, sangat membantu masyarakat. Khususnya dalam menjaga stabilnya harga.

"Stabilisasi lewat operasi pasar Bulog saya kira mulai efektif. Biasanya kalau kita lihat setiap Desember dan Januari naiknya pasti tinggi. Tadi saya lihat stabil, beras medium juga tercukupi. Harganya tadi kita cek langsung Rp8.500 (per kilogram)," kata Jokowi.

Saat menyambangi kios ayam ras, Jokowi menanyakan soal perkembangan harga yang sempat naik-turun. Di akhir dialog, Jokowi membeli 4 kilogram daging ayam ras serta 5 kilogram beras. Bisa jadi itu untuk oleh-oleh.

"Yang stabil kita cek, tapi yang naik juga kita cek. Yang naik itu tadi adalah daging ayam, naik Rp1.000 dari Rp31.000 menjadi Rp32.000 per kilo. Meskipun naiknya Rp1.000 ini akan kita perhatikan," tuturnya.

Kurang lebih setengah jam blusukan di Pasar Ngemplak, Jokowi bergegas untuk bergeser ke lokasi lain. Turut dalam rombongan Jokowi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. [ipe]


Komentar

x