Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Januari 2019 | 02:05 WIB

Proyek Setrum 35Ribu MW, Enggak Serius Nih..

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 5 Januari 2019 | 02:29 WIB

Berita Terkait

Proyek Setrum 35Ribu MW, Enggak Serius Nih..
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Realisasi proyek listrik 35ribu megawatt (MW) pada 2018, hanya 2.899 MW yang beroperasi. Atau hanya 8%. Sementara yang konstruksi 18.207 MW, atau 52%. Kesannya enggak serius nih.

Sementara yang sudah menandatangani perjanjian jual beli listrik (power purchase agreement/PPA), kata Menteri ESDM Ignaasius Jonan, Jakarta, Jumat (4/1/2019), namun belum memasuki tahap konstruksi, mencapai 11.467 MW proyek pembangkit. Atau setara 32%.

Pemerataan akses listrik, kata dia, melampaui target yang ditetapkan. Realisasi ratio elektrifikasi mencapai 98,3% dari target di 2018 sebesar 97,5%. Dan target ratio elektrifikasi tahun 2019 mencapai 99,9%. "Tahun ini 99,9% kami kejar terus. Supaya tidak ada saudara-saudara kita yang belum menikmati penerangan," kata Jonan.

Kemudian, kapasitas terpasang pembangkit listrik hingga akhir 2018 mencapai 62,6 gigawatt (GW). Capaian itu meningkat hampir 10 GW dibandingkan kapasitas terpasang di 2014 lalu.

Bertambahnya jumlah kapasitas terpasang itu seiring dengan beroperasinya pembangkit listrik milik PLN maupun pengembang listrik swasta. Di 2015 kapasitas terpasang menjadi 55 GW, kemudian di 2016 menjadi 60 GW dan di 2017 sebesar 61 GW. "Di akhir 2019 kapasitas terpasang menjadi 68-70 gigawatt. Ini mulai dari program FTP-1, FTP-2 dan 35.000 MW," kata Jonan.

Kemudian, kata Jonan, konsumsi listrik nasional juga meningkat. Adapun realisasi konsumsi listrik di 2018 mencapai 1.064 kWh/kapita lebih tinggi dibandingkan 2017 sebesar 1.012 kWh/kapita.

Nah, apabila dibandingkan sejak 2014 konsumsi listrik nasional terus meningkat. Di 2014 konsumsi listrik tercatat 878 kWh/kapita. Kemudian di 2015 mencapai 918 kWh/kapita dan di 2016 terus meningkat sebesar 956 kWh/kapita. [ipe]

Komentar

x