Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 Maret 2019 | 17:20 WIB

Penyerapan DMO Batu Bara 2018 115 Juta Ton

Oleh : Indra Hendriana | Minggu, 6 Januari 2019 | 13:33 WIB

Berita Terkait

Penyerapan DMO Batu Bara 2018 115 Juta Ton
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Penyerapan batu bara dalam negeri (domestic market obligation/DMO) hingga akhir 2018 mencapai 115 juta ton. Penyerapan batu bara dalam negeri terus meningkat sejak empat tahun terakhir.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengungkapkan alokasi batu bara itu guna menjamin pasokan kebutuhan sumber energi primer dan bahan baku di dalam negeri.

Adapun realisasi DMO 2018 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Di 2018 pemanfaatan batu bara domestik mencapai 115 juta ton. Sementara di 2017 sebesar 97 juta ton, di 2016 sebanyak 91 juta ton, di 2015 sebesar 86 juta ton dan di 2014 mencapai 76 juta ton.

"DMO makin lama makin naik. Ini kita jamin dan kendalikan. Jangan sepenuhnya produksi batu bara di ekspor dan kebutuhan batubara dalam negeri berkurang," kata Jonan kemarin.

Jonan mengatakan, kuota batu bara dalam negeri ditetapkan sebesar 25% dari produksi setiap tahun. Pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) diwajibkan menyisihkan 25% produksinya untuk alokasi DMO.

Bahkan dalam Keputusan Menteri ESDM No. 23 K/30/MEM/2018 ditegaskan mengenai alokasi bagi pembangkit listrik. Dalam beleid ini pun diterapkan sanksi penyesuaian tingkat produksi 2019 bagi perusahaan yang tidak bisa memenuhi ketentuan DMO di 2018. Jumlahnya produksi yang disetujui maksimal empat kali lipat dari total realisasi volume DMO sepanjang tahun ini.

Sementara Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM Bambang Gatot menambahkan target DMO 2018 ditetapkan 121 juta ton. Dia mengamini, meski tidak mencapai target namun semua kebutuhan pembangkit listrik dalam negeri terpenuhi. Pasalnya kuota 121 juta ton tersebut ditetapkan memang melebihi dari kebutuhan dalam negeri.

"Semua PLTU dalam kondisi hijau (kebutuhan mencukupi) Persediaan batubara cukup," kata dia. [hid]

Komentar

x