Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 14:51 WIB

Menkeu Sampaikan Hak Korban Lion Air

Oleh : Wahid Ma'ruf | Minggu, 6 Januari 2019 | 17:01 WIB
Menkeu Sampaikan Hak Korban Lion Air
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kemenkeu memberikan seluruh hak-hak kepegawaian secara penuh kepada 21 pegawai Kemenkeu korban jatuhnya pesawat Lion Air tanggal 29 Oktober 2018 dengan tujuan Jakarta-Pangkal Pinang.

"Kami di jajaran Kementerian Keuangan merasakan kesedihan yang sama dan sangat dalam. Yang dapat kami lakukan sebagai suatu keluarga Kementerian Keuangan adalah mengupayakan agar seluruh hak-hak kepegawaian yang dimiliki oleh almarhum dan almarhuham itu bisa diberikan secara baik, secepat mungkin dan dengan penuh kepastian," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati seperti mengutip dari laman resmi Kemenkeu.

Menkeu menguatkan agar meninggalnya para pegawai tersebut tidak membuat para keluarga korban berputus asa terutama bagi para putra-putrinya untuk meneruskan cita-citanya.

"Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban karena seluruh dedikasi yang telah diberikan oleh anggota keluarga di dalam melaksanakan tugas sebagai pengelola keuangan negara dan tewasnya anggota keluarga di dalam menjalankan tugas adalah suatu kesedihan dan kehilangan yang sangat besar bagi kita semua," tutur Menkeu.

"Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh anggota keluarga atas kesabaran, keikhlasan dan juga kekuatan yang luar biasa," katanya saat acara "Silaturahmi & Penyampaian Hak-Hak Pegawai Kementerian Keuangan Yang Mengalami Musibah Kecelakaan Pesawat Udara Lion Air JT610" di Komplek Kemenkeu, Jumat (4/1/2019).

Bentuk penyampaian hak-hak para korban yang diberikan kepada para ahli warisnya dengan rincian sebagai berikut:

1. Pencairan jaminan kecelakan kerja (JKK) 21 pegawai Kemkeu korban kecelakanan kepada ahli warisnya dengan nilai antara Rp116 juta sampai dengan Rp211 juta.

2. Pencairan dana tabungan hari tua dan jaminan kematian dengan nilai antara Rp85-Rp154juta.

3. Pengembalian Tabungan Perumahan (Taperum) PNS kepada ahli waris senilai sampai dengan Rp6,5 juta.

4. Bantuan pendidikan berupa polis asuransi untuk 43 putera-puteri korban yang masih sekolah atau belum bekerja.

5. Dana peduli Kemenkeu dari para pegawai sebesar Rp25 juta per keluarga; dan

6. Surat kenaikan kenaikan pangkat anumerta bagi 21 pegawai kemenkeu tersebut dan pemberian pensiun bagi janda, duda dan orang tua para pegawai.

Komentar

Embed Widget
x