Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:35 WIB

Produksi Gas Mahakam Jeblok, Dalih Bos SKK Migas

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 8 Januari 2019 | 04:09 WIB

Berita Terkait

Produksi Gas Mahakam Jeblok, Dalih Bos SKK Migas
Kepala SKK Migas Dwi Sucipto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Realisasi lifting gas dari Blok Mahakam yang dioperatori PHE Mahakam sebesar 832 mmscfd. Atau setara 75% dari target APBN 2018 sebesar 1.110 mmscfd.

Realisasi ini masih di bawah realisasi pada 2017 sebesar 1.286 mmscfd. Atas capaian ini, Kepala SKK Migas Dwi Sucipto, menerangkan, tidak tercapainya target dikarenakan pada 2018, Pertamina sibuk dengan masa transisi dari PT Total E&P Indonesia dan Inpex Corporation. Sehingga investasi di blok itu pun kurang maksimal.

"Mahakam kan masa transisi waktu itu. Kan dia (PT Pertamina) baru 2018 baru kelola," kata Dwi di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mieral, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Mengenai target lifting gas pada 2019, mantan Dirut Pertamina ini, belum berani memastikan berapa angkanya. Yang pasti tidak akan jauh dibanding 2018. Lantaran, investasi 2018 tidak terlalu banyak. "2018 kan investasinya tidak banyak. Jadi 2019 belum berdampak," ujar dia.

Tapi, kata dia, pada 2019 investasi akan banyak dilakukan Pertamina di lapangan gas terbesar itu. Salah satunya adalah pengeboran sumur baru.
Kendati begitu, investasi ini belum bisa berdampak besar kepada lifting 2019.

Dampak investasi atau kenaikan produksi baru akan bisa dinikmati pada 2020. "Jadi 2019 belum berdampak, tapi akan berdampak pada tahun 2020," kata dia.

Diketahui, masa transisi dilakukan pada 2017 dan melakukan investasi. Tapi Pertamina belum menjadi operator blok ini. Dan pada 1 Januari 2018, perusahaan plat merah ini baru menjadi operator. [ipe]

Komentar

x