Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Januari 2019 | 02:10 WIB

PNS Jabar Genggam 2,26% Saham Bandara Kertajati

Selasa, 8 Januari 2019 | 06:09 WIB

Berita Terkait

PNS Jabar Genggam 2,26% Saham Bandara Kertajati
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat sekaligus Ketua KPPS, Iwa Karniwa - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bandung - Koperasi Konsumen Praja Sejahtera (KPPS) yang beranggotakan 13.000 PNS Pemprov Jawa Barat memiliki saham di PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB)/Bandara Kertajati.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat sekaligus Ketua KPPS, Iwa Karniwa mengatakan kepastian penyetoran modal untuk penyertaan saham di pengelola Bandara Kertajati, Majalengka tersebut sudah diputuskan dal;Bandaram RUPS BIJB akhir Desember 2018 lalu. "Diputuskan Koperasi sebagai pemegang saham setelah Pemprov Jabar dan Angkasa Pura II," katanya pada Humas Jabar, Senin (7/1/2019).

RUPS PT BIJB memberikan KPPS porsi saham 2,26% dan mensyaratkan penyertaan 14 hari setelah RUPS digelar. Iwa memastikan, transfer dana penyertaan modal tahap pertama akan dilakukan pada Senin ini. "Terlebih dahulu senilai 1,13% dengan nilai Rp25,8 miliar, kami realisasikan," kata Iwa.

Saham sebesar 2,26% jika ditotal penyertaan KPPS di PT BIJB itu, nilainya lebih dari Rp51 miliar. Untuk tahap kedua penyertaan modal dijadwalkan dilakukan KPPS pada Desember 2019 mendatang sesuai keputusan RUPS. "Kita akan laporkan penyertaan modal dalam realisasi penyertaan di rapat anggota tahunan pada 10 Januari," ujar Iwa.

Kepastian menjadi pemilik saham ini telah melalui proses perhitungan dan mekanisme yang cermat. Sejak berjalan tiga tahun, saat ini KPPS sudah melayani 3.000 anggota dari jumlah anggota keseluruhan 13.000 diluar puluhan ribu guru SMA/SMK. "Total outstanding kita Rp38 miliar, jadi tetap uang standby jika anggota memerlukan kita siap," katanya.

Kepemilikan saham di PT BIJB dipastikan menjadi bentuk kontribusi ASN Pemprov Jabar dalam rangka membesarkan bandara internasional tersebut. Kedua, dari sisi analisis bisnis kata Iwa, dimungkinkan terjadinya keuntungan pada 2-3 tahun yang akan datang. "Ini seiring selesainya tol Cisumdawu, jadi ASN perlu memberikan kontribusi," katanya. [ipe]

Komentar

x