Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 27 Maret 2019 | 06:52 WIB

Kuota Premium 2019 Tetap, Alasannya Serapan 2018..

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 9 Januari 2019 | 03:09 WIB

Berita Terkait

Kuota Premium 2019 Tetap, Alasannya Serapan 2018..
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Volume kuota BBM jenis premium pada 2019, sebesar 11,8 juta kiloliter (KL). Jumlah ini tidak berubah bila dibandingkan 2018.

"Kami sudah sidangkan di akhir tahun tapi mungkin tinggal penugasannya secara resmi yang belum," kata Anggota Komite Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas M Ibnu Fajar, Jakarta, Selasa (8/1/2018).

Menurut dia, kuota premium yang tidak mengalami perubahan karena serapan 2018 tidak mencapai 100 persen, meski premium kembali dijual di Jawa, Madura dan Bali. Tapi dia tidak menyebut secara detail, serapan premium di tahun 2018. Dja hanya menyebut serapan 2018 mencapai 88 persen dari kuota.

"Kita menetapkan Jamali sebagai wilayah penugasan (lagi) kan sekitar pertengahan tahun. Jadi realisasi itu kan harusnya satu tahun penuh. Makanya kita antisipasi safety faktor sekitar 5 persen," jelasnya.

Adapun, penetapan badan usaha yang akan menyalurkan premium sifatnya adalah penugasan yaitu selama lima tahun. Tetapi untuk volume kuota ditetapkan per tahun dimana badan usaha akan ikut lelang terlebih dahulu.

"Itu (penetapan volume) sifatnya penugasan lima tahun, tapi tiap tahun kita bisa. Karena mekanisme lelangnya ke badan usaha akhirnya yang ikut itu-itu aja lelangnya. Jadi untuk mempermudah saja," kata dia. [ipe]

Komentar

x