Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Januari 2019 | 02:15 WIB

Investasi Minerba 2018 dan 2019 Jalan di Tempat

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 9 Januari 2019 | 19:30 WIB

Berita Terkait

Investasi Minerba 2018 dan 2019 Jalan di Tempat
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tahun ini, investasi sektor mineral dan batubara (minerba), diperkirakan tak jauh beda dengan 2018. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot.

"Tahun ini mirip saja (dengan tahun lalu), belum ada eksplorasi besar-besaran. Investment capex untuk alat-alat yang waktunya sudah habis," kata Bambang dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (9/1/2018).

Menurut Bambang, apabila nilai investasi dihitung dalam rupiah sudah berhasil dan capai target. Tapi, jika dikonversi menjadi dollar Amerika Serikat maka jumlahnya memang masih sedikit.

Adapun di catatan Kementerian ESDM, realisasi investasi 2018 sebesar Rp97,5 triliun. Capaian itu sebenarnya sudah melebihi target yang dipatok sebesar Rp88,27 triliun.

Realisasi ini juga sebenarnya masih paling tinggi dalam empat tahun terakhir. Dimana realiasi secara berturut-turut sejak 2015 adalah Rp 78,44 triliun, lalu 2016 sebesar 97,82 serta sebesar Rp 82,7 triliun.

Kata Bambang, kegiatan eksplorasi akan mengkerek investasi di sektor minerba. Namun yang harus dipersiapkan tentu ketersediaan lahan untuk dieksplorasi.

Untuk tahun ini sendiri pemerintah sudah siapkan 14 wilayah yang akan dilelang. Empat wilayah merupakan Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) dan 10 Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP).

Kemudian untuk mendorong eksplorasi pemerintah sudah mengusulkan adanya Junior Mining Company (JMC) yang aturan main operasionalnya akan diatur dalam revisi Undang -Undang Minerba.

"Iklim investasi itu kan memang harus ada kepastian hukum. Tapi harus disediakan juga lahan untuk eksplorasi, tahun ini akan kita lelang lagi ada empat, moga moga sesudah April. Terus ada 10 WIUP yang menanti untuk dilelang oleh daerah. Kalau itu laku semua investasi harusnya naik," kata Bambang. [ipe]

Komentar

x