Find and Follow Us

Sabtu, 20 April 2019 | 22:49 WIB

Non Migas Seret, Ekspor Desember 2018 Terjun Bebas

Selasa, 15 Januari 2019 | 17:50 WIB
Non Migas Seret, Ekspor Desember 2018 Terjun Bebas
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sepanjang Desember 2018, nilai ekspor mencapai US$14,18 miliar. Turun 4,89% ketimbang bulan sebelumnya. Lebih rendah 4,62% ketimbang Desember 2017.

"Penurunan ekspor Desember 2018 disebabkan penurunan ekspor nonmigas, sementara ekspor migasnya masih naik 27,34 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Nilai ekspor nonmigas pada Desember 2018, mencapai US$12,43 miliar, atau turun 8,15% dibandingkan November 2018. Bila disandingkan dengan ekspor nonmigas pada Desember 2017, ekspor Desember 2018 turun 7,01%.

Penurunan terbesar ekspor nonmigas Desember 2018 terhadap November 2018, terjadi pada bijih, kerak, dan abu logam senilai US$ 278,7 juta. Atau 56,25%, sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada perhiasan/permata sebesar US$84,9 juta (27,41%).

"Ekspor nonmigas Desember 2018 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu 1,67 miliar dolar AS, disusul Amerika Serikat 1,48 miliar dolar AS, dan Jepang 1,16 miliar dolar AS, dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,70 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (28 negara) sebesar 1,33 miliar dolar AS," papar Suhariyanto.

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar terjadi pada JanuariDesember 2018, berasal dari Jawa Barat, Nilainya mencapai US$30,37 miliar, atau 16,87%. Disusul Jawa Timur US$19,07 miliar (10,59%); dan Kalimantan Timur US$18,56 miliar (10,31%). "Jadi, ini bagaimana kita bisa mendorong agar daerah lain juga meningkatkan ekspornya," kata Kecuk.[tar]

Komentar

Embed Widget
x