Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 19:34 WIB

PLN Masih Bisa Naikkan Laba Operasional 13,3%

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 17 Januari 2019 | 10:03 WIB
PLN Masih Bisa Naikkan Laba Operasional 13,3%
Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir mengatakan pada kuartal III 2018 perusahaan masih mendapat untung operasional sebesar Rp9,6 triliun.

Angka ini meningkat 13,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp8,5 triliun.

Menurut Sofyan, keuntungan operasional didapat karena ada kenaikan penjualan dan efisiensi yang dilakukan perusahaan. Serta adanya kebijakan pemerintah terkait penetapan harga khusus batubara untuk sektor kelistrikan alias DMO.

"Dengan efisiensi-efisiesi operasional kami laba operasional kami masih cantik, laba operasi masih Rp 9,6 triliun," kata Sofyan di Jakarta, Rabu (16/1/2019) malam.

Nah, mengenai potensi rugi sebesar Rp 18 triliun merupakan selisih dari pembukuan, karena dollar AS naik. Pembukuan selisih atau rugi kurs karena perusahaan harus membuat laporan kinerja keuangan dalam bentuk mata uang rupiah. Sedangkan PLN ada hutang dalam bentuk dollar AS.

"Lho katanya rugi? Itu kurs. Misal kami pinjam 30 juta dolar waktu kami pinjam kursnya 10 ribu, kami bayar 30 tahun lagi. Hari ini kurs Rp14 ribu," kata dia.

Namun demikian, kata dia, hal itu bukan masalah. Sebab, hutang itu tidak dilunasi pada tahun ini. Melainkan puluhan tahun nanti. Menurut dia, apabila rupiah perkasa nilai itu juga akan mengecil.

"Dibayar kapan? nanti 20 tahun lagi. Tapi karena sistem, dibukukan sekarang, jadi besar. Enggak ada masalah, yang penting operasional kami untung. Clear kan. Kalau Bapak Presiden tahu," ujar dia. [hid]

Komentar

x