Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 Maret 2019 | 17:28 WIB

Kontrak WK Duyung Berubah Jadi Gross Split

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 17 Januari 2019 | 18:15 WIB

Berita Terkait

Kontrak WK Duyung Berubah Jadi Gross Split
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Archandra Tahar, menyaksikan tanda tangan perubahan kontrak kerja sama Wilayah Kerja (WK) Duyung yang semula menggunakan skema bagi hasil cost recovery menjadi gross split.

"Saya waktu itu berjanji untuk selesaikan kontrak dalam sebulan. Dari cost recovery ganti menjadi gross split. Dan hari ini menjadi saksi benar satu bulan," kata Archandra di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Adapun kontrak kerja sama Wilayah Kerja (WK) Duyung sebelumnya ditandatangani tanggal 16 Januari 2007 lalu. Kontrak saat itu masih menggunakan skema bagi hasil cost recovery. Saat ini WK Duyung masih berstatus Wilayah Kerja Eksplorasi dengan kontraktor West Natuna Exploration Ltd.

Perubahan skema ini, kata Candra, tidak mempengaruhi masa kontrak bagi hasil selama 30 tahun dari tanggal efektif kontrak awal atau sampai dengan 16 Januari 2037. Luas wilayah kerja saat ini adalah 926,94 km2.

West Natuna Exploration Ltd merupakan KKKS ke-2 yang beralih menggunakan skema Gross Split. Perubahan menjadi skema Gross Split sebelumnya telah dilakukan oleh Eni East Sepinggan pada tanggal 11 Desember 2018 lalu.

"Dengan demikian, kontrak migas yang menggunakan skema gross split tercatat sebanyak 37 kontrak," kata dia.

Sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundangan yang berlaku, biaya yang sudah dikeluarkan kontraktor pada masa eksplorasi tetap diakui dan diberlakukan sebagai biaya operasi.

Kontraktor dan partisipasi interes pada WK Duyung 100% dipegang oleh West Natuna Exploration Ltd.

Pemerintah berpesan kepada Kontraktor agar melanjutkan proses penyelesaian Plan Of Development, sehingga lapangan tersebut dapat segera berproduksi. "Dalam beberapa minggu kedepan POD akan kami ubah," ujar dia.[jat]

Komentar

x