Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 01:07 WIB

Pangan dan Perhiasan Mahal, Inflasi Januari 5%

Jumat, 18 Januari 2019 | 17:00 WIB
Pangan dan Perhiasan Mahal, Inflasi Januari 5%
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Inflasi sepanjang Januari 2019 diperkirakan sebesar 0,5%. Lumayan tinggi disumbang kenaikan harga komoditas pangan dan perhiasan.

Hal itu disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (18/1/2019), mengacu kepada Hasil Survei Pemantauan Harga hingga pekan ketiga Januari 2019.

Jika perkiraan inflasi di Januari 2019 itu benar, maka inflasi tahunan di bulan pertama 2019yang bershio babi tanah, mencapai 3,0% (year on year/yoy).

Perry merincikan penyumbang inflasi adalah kenaikan harga bawang merah, daging ayam ras, dan tomat sayur serta emas dan perhiasan. Namun, selain komoditas tersebut, pergerakan beberapa harga koomoditas pangan lainnya masih stabil dan dalam kategori rendah.

Di awal tahun, bank sentral masih melihat pasokan pangan terjaga, sehingga bisa mengurangi potensi kenaikan harga pangan.

"Kita tidak melihat adanya suatu kenaikan harga, memang ada beberapa kenaikan harga seperti biasanya lah komoditas bawang merah, daging ayam ras, tomat sayur maupun juga perhiasan," ujar dia.

Bila dibandingkan dengan perkembangan harga sepanjang Desember 2018, inflasi Januari 2019 masih lebih rendah. Pada Desember 2018, inflasi tercatat sebesar 0,62%.

Dengan perkembangan inflasi hingga Januari 2019, Perry meyakini pada tahun ini, inflasi berada pada titik tengah sasaran kisaran 3,5 plus-minus 1%. "Dengan berkoordinasi dengan pusat dan daerah, inflasi bisa di bawah 3,5 persen," kata Perry. [tar]

Komentar

Embed Widget
x