Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 Maret 2019 | 17:34 WIB

Harga BBM Non Subsidi Naga-naganya Dihitung Ulang

Sabtu, 19 Januari 2019 | 10:11 WIB

Berita Terkait

Harga BBM Non Subsidi Naga-naganya Dihitung Ulang
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengundang Badan Usaha BBM, membahas harga jenis bahan bakar umum (JBU) non-subsidi.

"Hari ini saya berkesempatan untuk mengundang semua BU BBM untuk melihat berapa harga (BBM non-subsidi) yang wajar," kata Arcandra di Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Pembahasan tentang kewajaran harga BBM non-subsidi itu, ujar Arcandra, sesuai dengan arahan Menteri ESDM Ignasius Jonan. "Ini sesuai arahan dari Bapak Menteri, bahwa harga BBM untuk JBU non-subsidi seperti Pertalite, Pertamax, Perta Series, kalau di Shell itu Super, V-Power dan lain-lain, sesuai dengan arahan (Menteri ESDM) ini harus dilihat harganya yang wajar seperti apa. Itu arahan yang sesuai waktu pelantikan tersebut," kata Arcandra.

Dalam keterangan resmi yang dirilis berita unit Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dalam situs resmi Kementerian ESDM, Menteri Jonan meminta Direktur Pembinaan Hilir Migas yang baru, dengan dipimpin Wamen ESDM, untuk membuat suatu formula agar harga BBM di Indonesia menjadi wajar.

"Jadi tidak terlalu tinggi, tidak terlalu rendah. Khususnya JBU (jenis BBM umum) yang (harganya) tidak dikendalikan oleh Pemerintah," ucap Jonan saat melantik dan mengambil sumpah 37 pejabat di lingkungan Kementerian ESDM, termasuk Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas baru yakni Rizwi Hisjam, Senin (14/1/2019).

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM Non Subsidi dengan besaran yang bervariatif seiring dengan turunnya harga rata-rata minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dollar Amerika.

Penyesuaian BBM Non Subsidi tersebut berlaku mulai Sabtu tanggal 5 Januari 2019 pukul 00.00 waktu setempat, dimana harga Pertalite turun sebesar Rp150 per liter, Pertamax turun sebesar Rp200 per liter, Pertamax Turbo turun sebesar Rp250 per liter, Dexlite turun sebesar Rp200 per liter, Dex turun sebesar Rp100 per liter. [tar]

Komentar

x