Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Maret 2019 | 00:23 WIB

Bandara Tirta Balang di Kalteng Segera Digarap

Sabtu, 19 Januari 2019 | 18:07 WIB

Berita Terkait

Bandara Tirta Balang di Kalteng Segera Digarap
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Perhubungan akan segera membangun dan mengoperasikan Bandar Udara (bandara) Tira Tangka Balang di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Hal ini dilakukan setelah pihak Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub melakukan penandatangan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah terkait pembangunan dan pengoperasian Bandar Udara (bandara) Tira Tangka Balang di kabupaten tersebut.

Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono mengatakan, pembangunan bandar udara yang lokasinya tepat berada di jantung Pulau Kalimantan tersebut diharapkan mampu meningkatkan perekonomian di wilayah sekitarnya terutama melalui sektor pariwisata.

Selain itu, pembangunan dan pengoperasian infrastruktur transportasi udara di daerah tersebut sebagai fasilitas publik dapat dipergunakan untuk melayani masyarakat pengguna jasa angkutan udara dari dan ke Kabupaten Murung Raya.

Nur Isnin mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah setempat dengan mendorong kehadiran Bandara Tira Tangka Balang untuk pelayanan transportasi yang lebih baik kepada masyarakat.

"Sebagai komitmen pemerintah terhadap pentingnya tranportasi udara dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi negara sekaligus juga untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, maka pembangunan dan pengembangan Bandar Udara merupakan satu keharusan, untuk itu kami berterima kasih atas dukungan pemerintah setempat yang peduli terhadap kebutuhan masyarakatnya," ujar Nur Isnin kepada wartawan, Sabtu (19/1/2019).

Sementara itu Bupati Murung Raya, Perdie M. Yoseph menyakini pembangunan dan pengembangan bandara akan terlaksana dengan baik. Saat ini pihaknya sudah membebaskan lahan seluas 82 hektar yang sempat terkendala untuk lokasi bandar udara dengan menggunakan APBD. Juga sudah membangun jalan akses 750 x 60 meter.

"Kami percaya bahwa Ditjen Perhubungan Udara akan terus mendukung dan melanjutkan kesepakatan bersama ini secara konsisten terhadap pembangunan dan pengoperasian bandara yang sempat terkendala sehingga bisa terlaksana dengan baik. Mudah- mudahan kesepakatan ini dapat menghilangkan kegundahan masayarakat Murung Raya dalam pembangunan dan pengembangan bandara," ujar Perdie.

Perdie berharap dengan pembangunan bandar udara ini dapat membuka akses transportasi ke daerah-daerah lain.

"Maka kami sangat berharap pada Kemenhub melalui Ditjen Hubud agar akhir tahun 2022 bandara sudah bisa selesai dan beroperasi sehingga dapat meningkatkan potensi daerah. Karena saat ini sektor perkembangan pariwisata, sumber daya alam dan kebudayaan kami seperti terkendala oleh sarana transportasi. Jadi kehadiran transportasi udaralah harapan kami," katanya.[jat]

Komentar

x