Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 15:31 WIB

Ini Alasan Bulog Ingin Ekspor Beras Lokal

Selasa, 22 Januari 2019 | 17:13 WIB
Ini Alasan Bulog Ingin Ekspor Beras Lokal
Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso (Buwas) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan alasan pihaknya mewacanakan untuk melakukan ekspor beras tahun ini.

Menurut Buwas, langkah ini dilakukan sebagai antisipasi masa panen raya pada Februari hingga Maret tahun ini yang diprediksi akan menyerap banyak, namun jumlah stok digudang masih sangat banyak.

"Antisipasi panen raya nanti mulai akhir Februari, Maret, April itu akan nyerap sebanyak mungkin 1,8 juta dan stok 2,1 juta di gudang. Jadi tidak bisa nyerap lebih banyak lagi. Jadi bagaimana kita bisa produksi bukan untuk disimpan tapi untuk dijual ke negara lain," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Meski begitu, pihak Bulog belum bisa langsung memutusukan untuk melakukan ekspor beras karena masih akan melihat hasil dari panen raya nanti.

"Iya ini antisipasi kita, prediksi panen raya akan menghasilkan jumlah yang cukup besar. Sedangkan kita tidak mampu menyerap keseluruhan juga, jangan sampai petani dirugikan," katanya.

Buwas mengatakan, saat ini pihaknya sudah menjajaki beberapa negara di Asia sebagai tujuan ekspor beras. Hal ini pun sudah dikomunikasikan dengan beberapa kementerian terkait.

"Justru ini saya koorodinasi dengan beberapa kementerian perdagangan, perindustrian. Bulog tidak serta merta bisa seenaknya ekspor, karena ini negara kita. Komunikasi juga dengan Kemenlu," jelasnya.

Untuk mengantisipasi panen raya, Bulog bersama pemerintah akan menyiapkan dryer atau pengering sebanyak 900.000 unit. Dryer ini juga akan digunakan untuk pengeringan panen jagung dibeberapa sentra penghasil jagung.

"Cadangan ini cadangan dari dalam negeri. Kita upaya mudah-mudahan tidak perlu impor lagi jadi kita serap dalam negeri supaya bisa maksimal, kualitas kita jaga. Supaya kualitas bagus kerjasama Kementan dengan cuaca hujan siapkan dryer 900.000," jelasnya.[jat]

Komentar

x