Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Februari 2019 | 23:18 WIB

Serap Gabah Petani

Bulog Jabar dan Penggilingan/RMU Jalin Kemitraan

Rabu, 23 Januari 2019 | 08:51 WIB

Berita Terkait

Bulog Jabar dan Penggilingan/RMU Jalin Kemitraan
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Bandung - Sebagai salah satu sentra produksi padi nasional, Jawa Barat memiliki potensi produksi beras sebesar 1.833.937 ton sampai dengan akhir Maret 2019.

Yang akan diserap oleh Bulog sebesar 161.638 Ton. Ini artinya 8,8% dari potensi produksi beras Jawa Barat.

Demikian disampaikan oleh Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Tri Agustin Satriany dalam Rapat Koordinasi Serap Gabah Provinsi Jawa Barat pada Senin lalu (21/1) di Jl. Soekarno Hatta, Buah Batu, Kota Bandung, Kantor Bulog Divre Jabar.

Rapat juga dihadiri oleh Kepala Divre Bulog Jabar, Tim Sergap Mabes AD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Prov. Jabar, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, BPTP Jabar, Kepala Subdivre Bulog se-Jabar, Para Dandim se-Jabar.

Kepala Divre Bulog Jabar (Achmad Ma'moen) memaparkan strategi dalam mempercepat serapan gabah, yaitu mengoptimalkan penggilingan/RMU yang bermitra dengan Bulog. Selain itu juga melalui Gapoktan yg telah menerima bantuan dryer dari Kementerian Pertanian.

"Divre Jabar bersama Subdivre se-Jabar berkomitmen untuk mempercepat serapan gabah/beras untuk mencapai target yang telah ditetapkan tersebut," ujarnya.

Tim sergap Jabar akan melakukan pendekatan secara informal kepada gapoktan penerima bantuan dryer dari Kementerian Pertanian dalam rangka percepatan serap gabah/beras di Provinsi Jabar.

Dalam kesempatan ini, Para Dandim se Jabar juga berkomitmen untuk mendukung dan mensukseskan Sergab, dengan mendata lokasi-lokasi panen sampai ke tingkat Desa, dan akan dilaporkan secara berjenjang ke Mabesad.

Sementara itu di Kab. Ciamis, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Ciamis Kustini mengakui bahwa sampai akhir Maret 2019 perkiraan panen padi di Kab. Ciamis tidak kurang dari 20.383 hektar.

"Sampai akhir Januari 2019 akan dilakukan panen seluas 939 Ha, dan sampai minggu ke III ini telah dilakukan panen seluas 755 hektar," tegasnya. [hid]

Komentar

Embed Widget
x