Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 03:22 WIB

Bos OJK Masih Pelajari Merger Danamon-BBNP

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Rabu, 23 Januari 2019 | 15:19 WIB
Bos OJK Masih Pelajari Merger Danamon-BBNP
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan masih mempelajari lebih lanjut terkait rencana merger atau penggabungan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dengan PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk (BBNP).

"Dia punya intention begitu kan boleh saja tapi nanti tentunya akan kita lihat," kata Wimboh di Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Menurut Wimboh, rencana ke depan Danamon dan BNP harus dilihat dulu dasarnya seperti apa. "Mereka kan boleh punya proposal begitu. Cuma saat ini sedang kita bahas," kata Wimboh.

Sebelumnya, PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk (BBNP) akan melebur kedalam PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) setelah Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc. (MUFG) menjadi Pemegang Saham Pengendali kedua bank tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen mengatakan dengan meleburnya dua entitas bank yang tercatat di pasar modal tersebut, maka ada peluang salah satu dari dua perusahaan tersebut akan dihapuskan pencatatan sahamnya dari Bursa Efek Indonesia (BEI) atau delisting.

"Itu konsekuensinya, karena merger itu. Kalau dia ada dua emiten merger, mana yang surviving company-nya. Karena kalau enggak dua saham tapi value-nya sama," kata Hoesen saat di Jakarta, Selasa (22/1/2018).

Seperti diketahui, dalam Rancangan Penggabungan Usaha (RRPU) hari ini terkait penggabungan usaha, dimana Bank Danamon akan menjadi bank yang menerima penggabungan.

Rancangan penggabungan usaha ini menunggu persetujuan dari pihak otoritas yang berwenang, pemegang saham kedua bank, serta kelengkapan persyaratan formal lainnya yang dibutuhkan dalam transaksi sejenis.

Dalam siaran persnya Danamon menyebutkan, MUFG adalah salah satu grup keuangan terbesar di dunia. Manajemen yakin bahwa investasi MUFG di Bank Danamon akan memberikan nilai tambah bagi seluruh nasabah dan franchise Danamon, serta mendukung Bank untuk terus bertumbuh menjadi bank terkemuka di Indonesia

Dengan Kolaborasi dan sinergi dengan MUFG akan secara positif berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bank Danamon akan tetap berkomitmen menjalankan strategi perusahaan, serta melaksanakan kegiatan operasional seperti biasa. Bank Danamon akan terus memberikan pelayanan terbaik dan mendukung nasabah serta mitra usaha.[jat]

Komentar

Embed Widget
x