Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Maret 2019 | 00:30 WIB

Pameran Wisata Spanyol, RI Targetkan Rp236 Miliar

Selasa, 29 Januari 2019 | 09:09 WIB

Berita Terkait

Pameran Wisata Spanyol, RI Targetkan Rp236 Miliar
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Nia Niscaya - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Madrid - Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Nia Niscaya, London, Senin (28/1/2019), menargetkan transaksi Rp236 miliar dalam pameran pariwisata Fitur Madrid 2019.

Pameran pariwisata terbesar di Spanyol, Feria Internacional de Turismo (Fitur) Madrid 2019, digelar di Feria de Madrid, (Ifema) Spanyol, selama lima hari sejak 23 Januari 2019.

Dalam perhelatan ini diwarnai demonstrasi pengemudi taxi yang melakukan protes di sepanjang jalan menuju gedung Ifema dan taxi online Uber dan Cabify. Atraksi ini menyelamatkan Indonesia karena bisa melampau apa yang ditarget di Fitur.

Paviliun Indonesia mengusung kapal Phinisi serta branding Wonderful Indonesia itu setiap hari ramai dikunjungi baik dari kalangan industri pariwisata peserta Fitur yang datang dari berbagai negara juga masyarakat Eropa yang mencari info untuk liburan di musim panas memdatang.

Maklum, masyarakat Eropa sangat kerajingan berwisata dan biasanya sudah direncanakan jauh hari.

Kemenpar di awal tahun mengikuti pameran pariwisata yang diadakan berbagai negara di wilayah Eropa, ujar Nia Niscaya menambahkan. Selain ikut dalam Fitur, Indonesia hadir berpromosi di Belanda, Luksemburg, Austria dan Finlandia, Jerman.

Menteri Pariwisata Arif Yahya yang memimpin delegasi Indonesia ke Fitur dengan membawa 18 industri, dua putri pariwisata untuk mempromosikan berbagai obyek wisata serta menampilkan pertunjukan budaya berupa tari tradisional dan karnaval yang ikut memeriahkan paviliun Indonesia serta demo body painting atau henna, yang sangat digemari pengunjung.

Selain itu paviliun Indonesia menyediakan Hospitality Corner yang merepresentasikan keramahan masyarakat dengan sajian kopi dan minuman tradisional Indonesia yang penuh sensasi.

Paviliun Indonesia selalu ramai dikunjungi para industri dari manca negara. Peserta Fitur tercatat lebih dari 10.190 dan dihadiri hampir 260 ribu pengunjung dari 165 negara dengan skema tiga hari pertama untuk trade fair (B2B) dan dua hari terakhir consumer day (B2C).

Menurut Director of Marketing Development for Europe Region, Agustini Rahayu, dalam Business to Business (B2B) yang merupakan aktifitas sellers meet buyers bertujuan untuk memfasilitasi transaksi penjualan paket-paket wisata Indonesia. Sedang Business to Consumer (B2C) merupakan aktifitas sellers meet customers dimana pengunjung umum ingin mendapatkan informasi seputar paket wisata Indonesia sekaligus melakukan transaksi pembelian paket wisata yang dikehendaki.

Salah satu industri pariwisata yang ikut mempromosikan Indonesia di Fitur, Alliance Indonesia mengakui berhasil melakukan transaksi dengan industri pariwisata dari Brazil.

Manager Alliance Indonesia, Katya Denomme mengakui, selama pameran berlangsung pihaknya berhasil mendapat pesanan sekelompok wisatawan dari Brazil yang akan berlibur ke Bali pada bulan September mendatang dan tidak tanggung-tanggung mereka akan berlibur selama tiga minggu.

Menurut Katya Denomme, pihaknya juga mendapat pesanan dari perusahaan industri pariwisata India yang ada di Spanyol. Meskipun baru pertama kali mengikuti Fitur tapi keberuntungan berpihak kepada perusahaan yang dikelola oleh keluarga, ujarnya.

Selain liburan ke Bali, obyek wisata Komodo di Flores juga berhasil menarik perhatian masyarakat Spanyol. Hal ini disampaikan Oyan Kristian dari NTT Destination Management Company (DMC) PT Komodo Tours yang juga banyak mendapat pertanyaan mengenai berbagai obyek yang ditawarkan.[tar]

Komentar

x