Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 20 Maret 2019 | 17:27 WIB

PLN Masih Hitung Berapa Diskon untuk Mobil Listrik

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 29 Januari 2019 | 15:54 WIB

Berita Terkait

PLN Masih Hitung Berapa Diskon untuk Mobil Listrik
Direktur Perencanaan Korporat PT PLN, Syofvi Felienty Roekman

INILAHCOM, Jakarta - PT PLN (Persero) masih menghitung besaran diskon atau potongan tarif listrik kepada pelanggan rumah tangga pemilik kendaraan listrik yang mengisi daya, atau charging di rumah.

"(Besaran diskon) lagi dihitung oleh tim kami," kata Direktur Perencanaan Korporat PT PLN, Syofvi Felienty Roekman di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Perhitungan itu, kata dia, meliputi berapa banyak pelanggan yang sudah memiliki kendaraan listrik. Hal ini supaya diskon ini tepat sasaran. "Per pelanggan ini, harus di ceck punya mobil listrik. Ini supaya investasi enggak cukup banyak kareba konsumsi listrik naik," ujar dia.

Dia memastikan perhitungn ini tak akan membutuhkan waktu yang lama. Malah, pihaknya berjanji diselesaikan dalam waktu dekat. "Kami diminta Dirut hitung, sebelum perpres moblis sudah bisa keluarkan hal itu (besaran diskon)," ujar dia.

Dia melanjutkan, diskon tidak diberikan setiap waktu. Melainkan pada waktu tertentu. Yakni pada pukul 22.00-04.00 WIB. Nah, bila pelanggan charge kendaraan pada jam-jam itu maka akan dapat potongan. "Iya kalau chas jam 10.00-04.00 pagi kami kasi diskon," ujar dia.

Nah, bagi pelanggan rumah tangga yang punya kendaraan listrik tapi daya masih belum cukup, dia menyarankan tambah daya. Tapi, apabila pelanggan tak mau, bisa menyiasati penggunaan listriknya. "Sebenarnya kalau malam engga pakai (listrik) banyak. Justru turun, makanya bisa isi," kata dia.

Sebelumnya dia mengatakan, apabila kebanyakan mobil listrik dicharge di rumah, investasi tempat pengisian listrik hanya ditempat tertentu. Tidak seperti SPBU. Melainkan mengoptimalkan pembangkit untuk memasok kebutuhan rumah tangga tadi. "Kami optimalkan pembangkit kami yang ada," ujar dia.

Adapun Perpres kendaraan listrik akan diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat ini. Dengan terbitnya Perpres tersebut, maka industri yang terkait kendaraan listrik memiliki payung hukum untuk berkembang di Indonesia. [ipe]

Komentar

x