Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 01:00 WIB

Bea Cukai Tambah Izin Kawasan Berikat di Sulsel

Rabu, 30 Januari 2019 | 14:17 WIB
Bea Cukai Tambah Izin Kawasan Berikat di Sulsel
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Makassar - Bea Cukai kembali menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat kepada PT Huadi Nickel-Alloy yang beroperasi di Bantaeng Sulawesi Selatan. Penerbitan izin ini hasil kerja sama Bea Cukai Makassar dengan Bea Cukai Wilayah Sulawesi Bagian Selatan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di wilayah Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Gusmiadirrahman menyatakan bahwa dengan diberikan fasilitas Kawasan Berikat diharapkan produktivitas perusahaan dapat bertambah karena adanya kemudahan fiskal. "Manfaat yang paling istimewa bagi perusahaan yang telah menjadi kawasan berikat adalah pemberian insentif berupa penangguhan bea masuk, pembebasan cukai, dan tidak dipungut PPN, PPnBM, dan PPH pasal 22. Tidak hanya itu, atas barang impor tersebut setelah mengalami proses produksi dan kemudian diekspor maka akan dibebaskan seluruh utang bea masuk dan pajak impornya," ungkap Gusmiadirrahman, Sabtu (26/1/2019).

tor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Padmoyo Tri Wikanto menuturkan bahwa terdapat sederet manfaat lainnya bagi perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat, "Saat perusahaan penerima fasilitas melakukan importasi tidak dilakukan pemeriksaan fisik di pelabuhan atau bandara tetapi dilakukan oleh pabrik sendiri. Perusahaan juga tidak perlu repot- repot mengurus izin pembatasan, sehingga proses pemasukan pun menjadi lebih cepat dan efisien," ujar Padmoyo.

Kawasan Berikat merupakan Tempat Penimbunan Berikat untuk menimbun barang impor dan/ atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean guna diolah atau digabungkan, yang hasilnya terutama untuk diekspor. Kawasan berikat ini merupakan kawasan pabean yang sepenuhnya berada di bawah pegawasan Bea Cukai.

Dalam kesempatan yang sama, Padmoyo menuturkan bahwa pemberian fasilitas dari Bea Cukai diharapkan akan dapat menambah devisa ekspor Indonesia. "Dengan fasilitas ini, pemerintah Indonesia berharap agar lebih mendorong dan meningkatkan devisa ekspor Negara dan juga semoga semakin banyak menyerap tenaga kerja demi perekonomian Indonesia makin baik," tambah Padmoyo. [*]

Komentar

x