Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 01:02 WIB

Bos DPR Setuju Motor Masuk Jalan Tol

Kamis, 31 Januari 2019 | 07:09 WIB
Bos DPR Setuju Motor Masuk Jalan Tol
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo dan Anggota DPR, Ahmad Sahroni menilai, diperbolehkannya motor masuk dalam tol, bentuk hadirnya negara dalam memberikan keadilan bagi semua warga,

Sahroni memaparkan, pembentukan jalur khusus motor dimaksudkan untuk jalan tol yang sedang dan akan dibangun. Jenis motor yang diperbolehkan masuk ke dalam tol pun menurutnya harus dibatasi untuk kendaraan dengan mesin 100 hingga 150 cc.

Sahroni beralasan motor dengan cc di atas 150 yang tergolong barang mewah, umumnya hanya digunakan oleh pemilik di hari senggang atau libur saja.
Bagi Sahroni para pembayar pajak seharusnya dapat menikmati fasilitas ataupun infrastruktur yang dibangun negara. Termasuk pemilik kendaraan roda dua di bawah 150 cc pun yang umumnya berasal dari masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

"Jalur khusus motor bukan untuk tol yang sudah jadi. Tapi tol yang sedang atau baru akan dibangun. Jangan salah persepsi. Rekayasa jalur tol itu nantinya harus memberikan keadilan untuk pengendara mobil dan motor, khususnya mereka yang hanya mampu membeli motor di bawah 150 cc untuk alat transportasi mereka," jelas Sahroni, Rabu (30/1).

"Prinsipnya bagaimana memberikan keadilan untuk masyarakat. Selama ini paradigma melekat adalah mereka yang memiliki mobil adalah orang kaya. Jangan jadikan tol hanya boleh dilalui oleh orang-orang kaya.

Sahroni memaklumi banyaknya kekhawatiran yang muncul seiring dengan wacana akses motor di dalam tol. Keselamatan hingga memperparah kemacetan adalah dua hal yang mungkin terjadi jika kebijakan tersebut diberlakukan.

Terkait hal keselamatan dan kemacetan tersebut, Sahroni mendorong instansi terkait seperti Kementerian Perhubungan, Polri, Jasa Marga untuk melakikan kajian terkait penyelesaian potensi permasalahan itu. [tar]

Komentar

x