Find and Follow Us

Sabtu, 20 April 2019 | 22:20 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Akan Dievaluasi Setiap Bulan

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 1 Februari 2019 | 04:03 WIB
Harga BBM Nonsubsidi Akan Dievaluasi Setiap Bulan
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah lewat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengevaluasi harga BBM non-subsidi yang dijual oleh semua badan usaha setiap bulan.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, kebijakan ini akan direalisasikan setelah formula harga BBM jenis non subsidi diteken Menteri ESDM.

Dengan adanya aturan baru nanti maka pemerintah bisa melakukan evaluasi berdasarkan harga dasar yang akan dibentuk oleh formula yang sudah dalam finalisasi penyelesaiannya.

"Nah, itu nanti ditulis tuh permennya itu kan. Kemudian kan nanti badan usaha umumkan harga, kan wajib lapor (ke pemerintah). Lalu kita evaluasi," kata Djoko di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Djoko merinci, dalam formula itu setiap badan usaha yang menjual BBM nonsubsidi ada aturannya. Yakni, nilai keuntungan maksimal adalah 10% dari harga dasar. "Margin tetap 10%," kata dia.

Nah, formula penentuan harga dasar itu, lanjut Djoko, meliputi harga acuan minyak Singapura (Mean of Platts Singapore/MOPS), yang selalu dievaluasi sebulan sekali. "Dulu tuh, harga MOPSnya tuh rata-rata adalah tiga bulan. Nah ini mau dibikin satu bulan," kata dia.

Kemudian, konstanta yang terdiri dari Alfa biaya perolehan atau ongkos angkut kapal, biaya penyimpanan, biaya distribusi, iuran Badan Pengatur Kegiatan Hilir Migas (BPH Migas), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), dan Pajak Penambahan Nilai (PPN). Nah, dari sini didapatkan harga dasar.

Menurut dia, dengan perhitungan ini, harga jual BBM akan lebih mendekati kondisi sebernarnya. "Nah, ini kita buat standart. Jadi selama ini margin+harga dasar. Itu yang sekarang," ujar dia.[jat]

Komentar

x