Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 01:03 WIB

Bea Cukai Kuala Langsa Hibah 13.5 Ton Bawang Merah

Jumat, 1 Februari 2019 | 13:45 WIB
Bea Cukai Kuala Langsa Hibah 13.5 Ton Bawang Merah
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Banda Aceh - Bea Cukai Kuala Langsa bersinergi dengan Kanwil Bea Cukai Aceh, Pangkalan TNI AL Lhokseumawe, Kejaksaan Tinggi Aceh, Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang dan Stasiun Karantina Pertanian Banda Aceh, menghibahkan 13,5 ton bawang merah kepada Pemkot Langsa dan Pemkab Aceh Besar. Total perkiraan nilai barang hibah sebesar Rp167.602.800.

Bawang Merah tersebut merupakan hasil penindakan kapal KM. JASA KAWAN GT. 16 No. 107/QQd yang telah dilakukan oleh Tim Patkamla Peudawa II-1-32 TNI AL Lhokseumawe di Perairan Ujung Tamiang, Aceh Tamiang pada Rabu (16/1/2019). Atas upaya penyelundupan bawang merah ini diperkiraan kerugian negara dari sektor perpajakan sebesar Rp58.660.980.

Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Langsa, Mochamad Syuhadak, mengungkapkan bahwa hibah barang bukti berupa bawang merah yang diserahkan Jumat (25/1/2019), kepada Pemkot Langsa dan Pemkab Aceh Besar itu telah dilakukan pengujian di laboratorium Karantina Pertanian. "Sehingga dinyatakan bebas OPTK (Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina) sesuai izin yang telah diberikan Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh," ujar Syuhadak.

Ia menambahkan, kegiatan hibah ini merupakan komitmen Bea Cukai Kuala Langsa, Kanwil Bea Cukai Aceh, Pangkalan TNI AL Lhokseumawe, Kejaksaan Tinggi Aceh, Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang dan Stasiun Karantina Pertanian Banda Aceh untuk memanfaatkan barang hasil penindakan kepabeanan dan cukai, untuk dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Dengan sanksi hukum ini, diharapkan pelaku usaha maupun masyarakat tidak melakukan tindakan penyelundupan atau membeli barang hasil penyelundupan sebagai bentuk partisipasi warga negara untuk berupaya melindungi petani bawang, melindungi masyarakat dan lingkungannya dari penyakit yang diakibatkan adanya importasi tumbuhan, hewan, dan produk turunannya serta meningkatkan daya saing industri dalam negeri dan mendongkrak penerimaan negara dari sektor bea masuk dan pajak. [*]

Komentar

x