Find and Follow Us

Sabtu, 20 April 2019 | 22:16 WIB

Inflasi Awal Tahun Rendah, Darmin Bungah

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 1 Februari 2019 | 19:08 WIB
Inflasi Awal Tahun Rendah, Darmin Bungah
Menko Perekonomian Darmin Nasution - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution terlihat sumringah ketika tahu inflasi Januari 2019 sebesar 0,32%. Awal tahun yang indah lantaran inflasinya lebih rendah ketimbang tahun sebelumnya.

"Inflasi masih cukup baik, dibandingkan awal tahun lalu, dan tahun sebelumnya," kata Darmin kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Darmin mengatakan, inflasi yang terkendali pada awal tahun ini merupakan hasil dari upaya pengendalian harga bahan makanan. Meski demikian, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini mengakui, masih ada harga bahan pangan yang mahal. Misalnya, jagung untuk pakan ternak yang memengaruhi harga daging dan telur ayam ras.

Untuk keseluruhan tahun, Darmin memastikan adanya upaya optimal untuk stabilisasi harga bahan makanan agar inflasi tidak melebihi target pada akhir 2019 yaitu 3,5%. "Tentu saja kalau pangan kita kendalikan, hasilnya bisa lumayan bagus. Itu konsisten dengan pencapaian inflasi tiga tahun berturut-turut yang bisa masuk range,'" katanya.

Hari ini (Jumat, 1/2/2019), Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi Januari 2019 sebesar 0,32%. Disumbang kenaikan harga ikan segar, beras dan sayur-sayuran.

Komoditas lain yang menjadi penyumbang inflasi antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, tarif sewa rumah, tarif angkutan udara, telur ayam ras, rokok kretek filter dan emas perhiasan.

Namun, terdapat komoditas yang mengalami penurunan harga dalam periode ini yaitu cabai merah, bensin, tarif kereta api, bayam dan kacang panjang.

Inflasi Januari 2019 juga relatif rendah dibandingkan periode sama dalam dua tahun terakhir, yaitu Januari 2018 sebesar 0,62% dan Januari 2017 sebesar 0,97%. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x