Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Februari 2019 | 23:19 WIB

Pasca Gempa dan Tsunami

PLN Palu Sering Kemalingan Kabel Setrum

Senin, 4 Februari 2019 | 12:54 WIB

Berita Terkait

PLN Palu Sering Kemalingan Kabel Setrum
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Palu - Di mana ada kesempatan di situ (baisanya) ada pencurian. Seperti di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang baru saja terjadi gempa bumi dan tsunami, marak terjadi pencurian kabel listrik.

Pihak managemen PLN Area Palu, Sulteng menyebutkan, pencurian kabel listrik di Palu dalam beberapa bulan ini, cukup marak. "Pasca bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Palu, banyak kabel listrik milik PT PLN setempat hilang digasak oknum-oknum warga yang tidak bertanggungjawab," kata Manager PLN Area Palu, Abbas Saleh di Palu, Senin (4/2/2019).

Ia mengatakan, akibat banyaknya kabel listrik yang dicolong, PLN mengalami tekor sekitar Rp200 juta.
Kerugian tersebut terhitung sejak empat bulan pasca bencana alam di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong.

Ia menjelaskan, pencurian kabel listrik hanya terjadi di wilayah Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng.
Fenomena ini perlu mendapat perhatian semua pihak, termasuk kepolisian karena bisa berdampak terhadap kontinuitas pasokan listrik.

Kalau kabelnya dicuri, otomatis bisa saja tiba-tiba terjadi pemadaman, meski tidak ada gangguan pada mesin pembangkit listrik.

Dia menambahkan sasaran para pencuri kabel listrik adalah gardu yang ada pada travo induk. Semua kasus yang terjadi selama ini titik sasarannya ada kabel di gardu/travo induk yang tersebar di sejumlah wilayah permukiman masyarakat di Kota Palu.

Sebelumnya, kata dia, PLN dalam mengantisipasi sudah memasang gembok di setiap gardu/travo yang rawan, tetapi tetap mereka bisa jebol. "Ya saya juga heran gemboknya bisa dirusak. Mereka gunakan alat yang canggih," ujarnya meyayangkan.

PLN juga melibatkan masyarakat sekitarnya untuk sesekali melakukan razia, terutama pada malam hari. Selain telah melaporkan pencurian tersebut kepada pihak berwajib. "Kita berharap bisa menangkap para pelakunya," ujar Abbas.

Lebih jauh ia mengatakan semua wilayah di Sulawesi Tengah yang mengalami dampak bencana alam sehingga aliran listrik terputus, kini sudah seluruhnya kembali menikmati penerangan listrik PLN.

Ia menegaskan tidak ada lagi wilayah terdampak gempa, tsunami, dan likuifaksi di Sulawesi Tengah yang tidak menikmati penerangan listrik pada malam hari.

PLN bersama-sama dengan para relawan peduli bencana alam telah berhasil memperbaiki semua tiang dan jaringan listrik yang porak-poranda akibat bencana alam tersebut. [tar]

Komentar

Embed Widget
x