Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Maret 2019 | 00:33 WIB

LBH Punya Data Fintech Nakal, Asosiasi Geram

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Senin, 4 Februari 2019 | 19:07 WIB

Berita Terkait

LBH Punya Data Fintech Nakal, Asosiasi Geram
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Data yang menyebut Lembaga Badan Hukum (LBH) Jakarta yang memiliki data-data pelanggaran terhadap kasus pinjaman online membuat geram Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI).

APFI pun meminta LBH mengeluarkan data tersebut kepada asosiasi maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk ditelusuri kebenarannya.

"Sangat disayangkan tidak ada itikad baik dari LBH sebagai pihak penerima laporan tersebut kepada AFPI maupun OJK," Ketua Harian AFPI Kuseryansyah di Jakarta, Senin (4/2/2019).

Kuseryansyah bilang, OJK juga telah meminta data-data perusahaan fintech yang dituduh nakal tersebut oleh LBH, namun hingga saat ini LBH tidak mengeluarkan data tersebut.

Sebelumnya, AFPI telah mengundang LBH Jakarta untuk menyelesaikan pengaduan nasabah ini dan melakukan keterbukaan informasi sehingga asosiasi dapat melihat permasalahannya, apakah itu fintech legal atau ilegal.

Menurut Kuseryansyah, LBH sebagai bantuan hukum seharusnya berlaku adil dalam mengambil tindakan, khususnya terkait masalah pengaduan pelanggaran yang masuk ke LBH mengenai fintech pendanaan online.

Kuseryansyah juga menilai alasan pihak LBH Jakarta yang tidak memberikan data dan informasi dari pengaduan pelanggaran fintech yang diadukan kepadanya, terkait masalah kerahasiaan data, hanya mengada-ngada.

AFPI mengaku pernah menyelesaikan masalah-masalah terkait kasus pinjaman online, yang diadukan kepada LBH Bandung, dan tidak terjadi seperti ini.

"Kita tidak tahu LBH Jakarta itu menuduh siapa, kasusnya apa, platformnya apa, dan kapan pelanggaran itu. Kita juga mau tahu kasusnya apa biar dicarikan jalan keluarnya," ujarnya.[jat]

Komentar

Embed Widget
x