Find and Follow Us

Selasa, 22 Oktober 2019 | 02:10 WIB

Di DPR, Dirjen Migas Curhat Ilegal Driling

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 5 Februari 2019 | 02:03 WIB
Di DPR, Dirjen Migas Curhat Ilegal Driling
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto, menceritakan kesulitan menertibkan pengeboran minyak ilegal atau ilegal driling, dan pencurian melubangi pipa (ilegal tapping).

Padahal, pengeboran ilegal sumur minyak merupakan tindakan pindana. Sebab kata dia, kegiatan tanpa memiliki izin dan dari sisi keamanan membahayakan. Karena kegiatan tidak mempertimbangkan faktor keamanan dan lingkungan.

"Ilegal driling merupakan permasalahan sektor migas jadi tantangan pemerintah. Menurut peraturan dan perundangan tidak memiliki izin sebagai tindakan pidana," kata Djoko, saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/2/2019).

Dia mengungkap, pada tahun 2017 saja sudah ada 126 pengeboran minyak ilegal ditutup di Sumatera Selatan. Kemudian, di Kabupaten Blora dan Bojonegoro telah diarahkan ke pengusahaan sumur tua melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), bekerja sama dengan PT. Pertamina EP sesuai Peraturan Menteri ESDM no. 1 Tahun 2008.

Djoko melanjutkan, sebanyak 110 sumur illegal di WK Techwin Benakat South Betung Ltd telah berhasil ditutup. Namun dari beberapa sumur ilegal yang telah berhasil ditangani, masih banyak sumur-sumur ilegal yang beroperasi dan marak di lapangan.

Bahkan terdapat indikasi seperti di Jambi, sebagian sumur-sumur yang telah ditutup di WK PT.Pertamina EP Asset 1, dibuka kembali oleh oknum penambang, sehingga sumur ilegal diperkirakan bertambah menjadi 82 titik, dari yang semula berjumlah 49 sumur ilegal dan telah berhasil ditutup.

"Terlepas sumber illegal drilling yang sudah ditutup masih banyak yang beroperasi dan marak di lapangan," kata Djoko.[jat]

Komentar

Embed Widget
x